Limbah Industri Tahu

 Limbah Industri Tahu Limbah  tahu  adalah  limbah  yang  dihasilkan  dalam  proses pembuatan tahu maupun pada saat pencucian kedelai. Limbah  yang  dihasilkan  dari  industri  tahu

Limbah Industri Tahu
Limbah  tahu  adalah  limbah  yang  dihasilkan  dalam  proses
pembuatan tahu maupun pada saat pencucian kedelai.
Limbah  yang  dihasilkan  dari  industri  tahu  menurut  Nurhasan
(1991) berupa :
a. limbah padat
Buangan  padat pabrik  tahu  berasal  dari  proses  pencucian
penyaringan  berupa  biji  yang  jelek,  ceceran  biji,  dan  batu  kerikil
yang  terikut  dalam  biji.  Dari  proses  penyaringan  dihasilkan  limbah
padat  berupa  ampas  tahu,  sedangkan  dari  proses  pengepresan
dihasilkan  potongan-potongan  tahu  yang  tercecer.  Limbah  padat
belum  terlalu  mencemari  lingkungan  karena  bisa  digunakan  untuk
membuat  tempe  dan  pakan  ternak  sapi,  kerbau,  kambing,  babi,  dan
ikan.
b. limbah cair
Sebagian  besar  buangan  pabrik  tahu  adalah  limbah  cair  yang
mengandung  sisa  air  dari  susu  tahu  yang  tidak  tergumpal  menjadi
tahu,  sehingga  limbah  cair  pabrik  tahu  masih  mengandung  zat-zat
organik seperti protein, karbohidrat dan  lemak. Selain zat terlarut,
limbah  cair  juga  mengandung  padatan  tersuspensi  atau  padatan
terendapkan  misalnya  potongan  tahu  yang  kurang  sempurna  saat
pemrosesan.
 Limbah  padat  belum  dirasakan  dampaknya  terhadap  lingkungan
karena  dapat  dimanfaatkan  untuk  makanan  ternak,  tetapi  limbah  cair
akan mengakibatkan bau busuk dan bila dibuang langsung ke sungai akan
menyebabkan tercemarnya sungai tersebut.