Panduan Belanja Online di Internet


Panduan Belanja Online di Internet

Kemudahan berbelanja di Internet, telah digunakan oleh para pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan di Internet, dengan menggunakan modus meminta uang terlebih dahulu untuk barang yang ingin dibeli, namun setelah uang dibeli, barang tidak dikirimkan. kejahatan seperti ini di Internet dikenal sebagai SCAM.

Untuk menghindari kejahatan SCAM ini, beberapa tips yang perlu dicermati adalah :

1. Pastikan alamat URL dari situs Internet yang dipergunakan
Alamat yang dipergunakan penjual di Internet atau dikenal sebagai URL (Uniform Resource Locator), contoh sebuah URL adalah http://www.google.com, http://www.klikbca.com atau http://www.detik.com. URL terdiri atas nama layanan yang diberikan dan nama domain.
Untuk meminimalkan resiko terkena SCAM, yang perlu diperhatikan adalah :

  • Alamat URL Penjual sebaiknya menggunakan nama domain tersendiri, seperti : http://www.bhineka.com (sebuah situs jual beli perangkat komputer terpercaya di Internet), http://www.camera.co.id (sebuah situsjual beli camera yang terpercaya,
  • Alamat URL dengan akhiran go.id, co.id dan net.id, lebih dapat dipercaya dibandingkan dengan akhiran .com, .net atau .org, karena untuk mendapatkan nama domain ini, harus melakukan administrasi yang teliti dari rekan-rekan di PANDI (Pengelola Nama Domain Indonesia), dengan alamat situs http://www.pandi.or.id,

2. Lakukan Pencarian di Google

  • Lakukan pencarian melalui Google terlebih dahulu, dengan memasukan informasi yang unik dari penjual, seperti No. HP/Telpon, No Rekening Bank dan No. Surat Ijin yang biasanya disertakan untuk menambah-nambah keren penipuannya,
  • Harga barang yang ditawarkan, usahakan untuk check harga barang di pasaran sebenarnya, biasanya jika harga barang yang ditawarkan sudah dibawah 50% dari harga yang ada di pasaran, bisa dipastikan bahwa penjual tersebut, adalah PENIPU,

 3. Usahakan mendapatkan Lokasi penjual sebenarnya

  • Usahakan untuk mendapatkan photo barang yang ingin dibeli, lengkap dengan lokasi pengambilan photo (geo-tagging) dan waktu pengirimannya, jika penjualnya bermaksud baik, pasti dia mau melakukan ini,
  • Lokasi Penjual sebaiknya dalam satu kota, untuk pembelian awal sebaiknya dilakukan melalui kunjungan ke toko yang penjualnya, dan setelah itu baru dilakukan pembelian secara online, asal kota yang biasa dipergunakan oleh Penipu adalah Batam, Bandung dan Yogyakarta.

Untuk meminimalkan resiko terkena SCAM, yang perlu dihindarkan dalam melakukan pembelian online di Internet adalah :

  • Alamat URL yang dipergunakan oleh penjual adalah alamat tumpangan yang gratis, biasanya di akhiri dengan blogspot.com dan wordpress.com, untuk hal ini dapat dipastikan bahwa 80% adalah penipuan, walau tidak tertutup kemungkinan bahwa penjual adalah orang yang sedang menjajaki untuk berjualan di Internet dengan benar.
  • Hindari penjual yang memaksa untuk segera melakukan transfer,
  • Jangan melakukan transfer lebih dari satu kali, Jika anda telah melakukan transfer dan penjual meminta transfer tambahan dengan alasan untuk Bea Cukai, Pengiriman barang dan lain-lain, sebaiknya jangan dilanjutkan, karena sudah pasti PENIPUAN.

Jika anda telah terkena penipuan, anda dapat melaporkan ke : http://www.reskrimsus.metro.polri.go.id,
semoga Polisi dapat segera melakukan penangkapan yang intensif untuk penipu-penipu di Internet ini, sehingga dapat tercipta Internet yang nyaman dan aman bagi semua pemakainya.

 
Sumber :  http://panduan-belanja-online.blogspot.com/2012/04/panduan-belanja-online-di-internet.html