Pentingnya Asuransi Pengiriman Untuk Mencegah Penipuan

Pentingnya Asuransi Pengiriman Untuk Mencegah Penipuan

jasa kurir pengiriman barangSudah bukan rahasia lagi kalau transaksi di internet memang rawan dan berpotensi untuk aksi penipuan. Bahkan tidak jarang kasus penipuan terjadi dengan tersamarkan sedemikian rupa sehingga pihak penipu berani ngotot / membuat konflik dengan pihak yang ditipu. Skenario luar biasa dari pihak penipu telah menimbulkan kebingungan di pihak yang melerai.
Salah satu kasus yang terjadi adalah kasus dimana ketika barang yang dikirimkan penjual tidak sesuai / berbeda dengan barang yang diminta pembeli. Contoh kronologis kasusnya seperti ini:
Penjual menawarkan produk ponsel Blackberry yang diklaim asli / original dengan garansi resmi. Produk tersebut diminati salah seorang pembeli, dan terjadilah transaksi jual beli. Setelah barang tiba, ternyata produk yang dikirim bukan barang asli original, melainkan hanya replika.
Pembeli pun melancarkan protes kepada penjual, dan tanggapan penjual adalah menuduh balik pembeli yang telah menukar barangnya ketika tiba di tangan pembeli.

Disini kasusnya menjadi rumit karena:

  • Tidak ada bukti otentik berupa foto dari kedua belah pihak misalnya (ketika akan dikirim dan ketika diterima).
  • Tidak ada saksi dari pihak kurir (pembeli tidak membuka paketnya dihadapan kurir)
  • Tidak ada asuransi pengiriman, sehingga pihak kurir tidak mengecek isi paket yang dikirimkan.
Mengapa asuransi pengiriman perlu? Karena dengan asuransi pengiriman maka barang yang dikirim tidak hanya diasuransikan kerusakannya, namun juga akan diperiksa dahulu sebelum dikirimkan apakah detail barang sama dengan yang tertera di keterangan yang diberikan pengirim.

Dari semua kendala diatas maka dapat didapat usaha – usaha yang bersifat preventif yang seharusnya dilakukan pada transaksi yang dinilai beresiko berdasarkan pengamatan awal.
Penjual

  • Mengirimkan barang dengan asuransi pengiriman, sehingga otentifikasi barang dapat dilakukan pihak kurir.
  • Mengambil gambar / foto ketika melakukan pengiriman sebagai bukti.
  • Mencatat nama petugas kurir apabila suatu saat nanti diperlukan sebagai saksi

Pembeli

  • Pastikan keberadaan toko penjual dan identitas lainnya.
  • Gunakan jasa perantara transaksi jika diperlukan.
  • Bukalah barang yang dikirim dari penjual dihadapan petugas kurir.
  • Ambil foto dari barang tersebut ketika membukanya.
  • Segera lakukan komplain apabila barang tidak sesuai.

Transaksi yang aman dan nyaman akan menciptakan lingkungan usaha yang kondusif. Kami dari Webcipta menyediakan jasa perantara transaksi bagi klien toko online Kami.

 http://www.webcipta.com/arsip/pentingnya-asuransi-pengiriman-untuk-mencegah-penipuan-di-internet