Pembagi Tegangan Terbebani

Gambar 2.5 memperlihatkan suatu pembagi tegangan dengan beban terpasang pada
terminal keluarannya, mengambil arus 0 i dan penurunan tegangan sebesar 0 v . Kita
akan mencoba menemukan hubungan antara 0 i dan 0 v . Jika arus yang mengalir
melalui R1 sebesar i seperti ditunjukkan dalam gambar, maka arus yang mengalir lewat
R2 adalah sebesar 0 i – i . Kita mempunyai

Gambar 2.5 Rangkaian pembagi tegangan terbebani.
Tegangan pada ujung-ujung beban adalah


Persamaan 2.15 dan 2.16 dapat dituliskan kembali masing-masing menjadi

dari keduanya diperoleh


dimana C v 0 / adalah besarnya tegangan 0 v tanpa adanya beban, yaitu saat 0 0 i = , dan
harga ini disebut sebagai tegangan keluaran saat rangkaian terbuka (open-circuit output
voltage) sebesar


disebut sebagai “rsistansi sumber”, dimana harganya sama dengan resistansi R1 dan
R2 yang dihubungkan secara paralel.
Harga C v 0 / atau RP tergantung pada sifat dari beban, sehingga efek 0 v akibat
besarnya beban dapat dengan mudah dihitung dengan menggunakan penyederhanaan
rangkaian seperti terlihat pada gambar 2.6.


Gambar 2.6 Penyederhanaan rangkaian pembagi tegangan
Suatu contoh sederhana misalkan beban yang terpasang adalah berupa
hambatan sebesar L R , maka tegangan keluaran mengikuti persamaan pembagi tegangan
yaitu sebesar

dimana C v 0 / dan RP masing-masing mengikuti persamaan 2.18 dan 2.19.