• tituitcom 20.17 on 9 August 2012 Permalink  

    Menjalankan Islam Moderat

    Menjalankan Islam Moderat
    Islam moderat, istilah itu mungkin masih sangat asing bagi sebagian orang. Bahkan yang sudah pernah mendengarnyapun terkadang belum paham arti yang sebenarnya dari islam moderat. Hal itu wajar karena banyak orang yang mengartikan istilah itu sendiri-sendiri dengan perspektif masing-masing.
    Sebenarnya Islam tidaklah layak disebut dengan istilah apapun yang dibuat oleh manusia. Islam adalah Islam. Islam adalah agama yang bersumber pada Allah SWT dan memiliki pedoman mutlak yanitu Al-qur’an dan hadists.
    Namun demikian, seiring dengan perkembangan jaman yang terkadang semakin membingungkan, seperti yang pernah dikatakan bahkan oleh nabi besar Muhammmad SAW bahwa ada jamannya dimana Islam menjelma menjadi bermacam-macam aliran yang nantinya akan membuat bingung para umat.
    Disinilah kita wajib berhati-hati. Banyak orang mengatas namakan aliran mereka Islam, tetapi perbuatan mereka tidak mencerminkan perbuatan orang Islam, yaitu perbuatan baik yang selalu dicontohkan oleh nabi umat Islam yang bersumber dari kitab suci Al-qur’an. Lalu apa itu islam moderat? Dan bagaimana sebagai seorang muslim kita memandangnya?
    Sejatinya, sah-sah saja setiap orang menamakan dirinya apapun, bahkan dengan diganti istilah apapun Islam haruslah tetap bersumber pada kebaikan yang dating dari Yang Maha Khalik yaitu Allah SWT SWT. Di dunia barat, banyak kontroversi tentang arti Islam moderat itu sendiri. Mengingat banyaknya terjadi pro dan kontra tentang apakah islam itu benar-benar agama yang baik ataukah hanya berisi orang-orang yang suka meneror kedamaian di bumi ini.
    Seorang pemeluk Islam moderat, di Negara-negara barat, kebanyakan diartikan dengan “a person who is not comfortable with his/her Islamic roots and heritage, and openly hostile to Islam, and eager to transcend all Islamic norms”. Pandangan ini sebenarnya sangat ironis, bagaimana mungkin seorag yang mengaku muslim tidak merasa nyaman dengan keislamannya dan merasa berhak mengubah arah ajaran yang telah dituliskan dalam Al-qur’an dan As-sunnah menjadi sesuatu yang bisa dia dan kelompoknya terima.
    Jika memang seperti itu yang disebut islam moderat, maka sia-sia lah perjuangan rasulullah dalam menegakkan syariat islam berabad-abad yang lalu agar dapat terus survive sampai di jaman kita sekarang.
    Sebuah pandangan baik tentang islam moderat dating dari seorang cendekiawan muslim asal Canada bernama Muqtedar Khan. Beliau mendefinisikan muslim moderat itu sebagai seorang yang memiliki pemikiran terbuka, kritis, menghormati semua orang, bermoral, beramar ma’ruf nahi munkar tidak ada intimidasi dan kekerasan. Definisi ini jelas sangat sesuai dengan (QS 5:48; 3:110).
    Islam bukan agama yang kolot yang tidak bisa menerima perubahan. Jika kita mau mempelajari lebih dalam, aturan-aturan yang ada pada Al-qur’an dan sunnah bagi umat islam adalah aturan yang bisa diterapkan sepanjang jaman. Oleh karenanya, masih adakah alasan untuk tidak merasa nyaman dengan apa yang telah diajarkan dalam islam?
    Photo Credit by Seing Thing @ Flickr.com
     Menjalankan Islam Moderat
    Iklan
     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Sunting
o
Show/Hide comments
t
Pergi ke atas
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal
%d blogger menyukai ini: