MACAM – MACAM BANJIR

1.   Macam-macam Bentuk Banjir
Menurut jenisnya banjir dapat digolongkan menjadi tiga macam, yaitu :
a.  Sungai
Banjir sungai secara berkala, misalnya dua tahun sekali, air sungai meluap menggenangi daratan kiri dan kanannya yang dihuni orang atau ditanami tumbuh-tumbuhan. Misalnya, sungai Huang Ze di RRC menggenangi daratan yang luasnya seperti pulau Jawa dengan melampaui tanggul yang sudah dibangun setinggi 3 – 6 meter di kiri-kanannya. Sebab meluapnya sungai adalah hujan lebat atau melelehnya es atau salju secara mendadak dalam jumlah besar di pegunungan daerah hulu.
b.  Banjir Laut
Air laut meluap umumnya karena angin topan yang mendorong ombak jauh ke daratan. Silikon dan gelombang pasang di Teluk Benggala pada tahun 1970 menewaskan 266 ribu orang di Bangladesh. Negeri Belanda yang terletak pada atau di bawah permukaan laut terus-menerus menghadapi meluapnya air laut. Sebab lain adalah meletusnya gunung berapi atau gempa bumi.
Letusan gunung Krakatau pada tahun 1883 menyeret kapal sejauh 2½ km ke daratan, 12 meter di atas permukaan laut normal. Gelombang laut yang ditimbul gempa bumi akibat gerakan tanah di dasar laut atau letusan gunung berapi oleh orang-orang  Jepang disebut Tsunami dan dapat mencapai ketinggian 11 meter. Air pasang naik yang abnormal juga dapat menyebabkan banjir  pantai.
c.  Banjir Lain
Air danau dapat meluap ke sekitarnya akibat badai atau angin besar. Setelah penyebabnya menghilang, air danau masih dapat bergerak secara mendadak dan berirama ke satu sisi yang kemudian ke sisi yang lainnya. Bobolnya bendungan dapat pula megakibatkan banjir bandang.