TEKNIK EFEK SPESIAL

Ada banyak teknik yang digunakan di dalam efek spesial. Mulai dari teknik film di tahun 1920-an sampai sekarang marak digunakan CGI (Computer Generated Imagery).

Ada banyak teknik yang digunakan di dalam efek spesial. Mulai dari teknik film di
tahun 1920-an sampai sekarang marak digunakan CGI (Computer Generated
Imagery). Penggunaan teknik spesial efek tidak terbatas hanya satu di dalam
pembuatan film. Lumrah, kalau sebuah film menggunakan berbagai kombinasi
teknik efek spesial. 

Secara tradisional, efek spesial dibedakan menjadi dua, yaitu Optical Effects dan
Mechanical Effects (atau sering disebut In-Camera Effects). Perbedaannya adalah
pada waktu penggunaannya. Optical Effects mengacu pada manipulasi gambar
setelah syuting selesai. Sedangkan Mechanical Effects lebih mengacu pada
penggunaan efek spesial saat pengambilan gambar. 

Mechanical Effects-lah yang pertama kali muncul, yaitu dengan digunakannya
miniatur, rear projection, pyrotechnics, stopmotion dan matte paintings. Optical
effects muncul kemudian menggunakan bluescreen, compositing, multiple
exposures melengkapi teknik efek spesial di era awal perkembangannya.
Kemudian digital compositing, animatronics, prosthetic makeup, dan computer-
generated imagery (CGI) melengkapi sebagai teknik modern di dunia efek spesial.