Konfigurasi Basis-Bersama (Common-Base Configuration)

Rangkaian transistor seperti pada gambar 10.1 disebut konfigurasi basis bersama karena
basis digunakan untuk terminal masukan maupun keluaran. Karakteristik i-v BJT
dengan konfigurasi ini dapat kita kembangkan dari pemahaman kita tentang diode dan
pengoperasian transistor.
Karena sambungan emitor-basis seperti diode berpanjar maju, maka
karakteristik masukan rangkaian ini (gambar 10.2-b) mirip dengan karakteristik diode
(gambar 10.2-a). Terlihat bahwa efek dari tegangan kolektor-basis CB v cukup kecil.
Dengan CB v berharga positif dan emitor hubung terbuka, = 0 E i volt dan bagian basiskolektor
pada dasarnya berpanjar mundur. ( CB v berharga negatif akan membuat
sambungan kolektor-basis berpanjar maju dan akan mengalir iC berharga negatif).
Untuk E C CBO i = 0, i @ I (lihat gambar 10.2-c), karakteristik kolektor mirip dengan
karakteristik diode gambar 10.2-a pada kuadran tiga. Untuk = -5 E i mA, arus kolektor
meningkat sebesar

 (lihat persamaan 3.2) dan menampakkan bentuk
kurva. Karena faktor a selalu lebih kecil dari satu , maka secara praktis
konfigurasi basis-bersama tidak baik sebagai penguat arus.

Gambar 10.2 Karakteristik transistor n-p-n untuk konfigurasi basis-bersama

Gambar 10.3 Transistor dalam konfigurasi emitor-bersama