Kontroler PID

Dari uraian sebelumnya, karena tipe kontroler memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing, maka untuk mendapatkan hasil pengontrolan yangbaik digunakan perpaduan tiga tipe kontroler tersebut. Kontroler ini memadukan fungsi tiga kontroler sebelumnya (P, I, dan D), sehingga disebut kontroler PID.Dengan kontroler PID diharapkan responnya sangat cepat (keunggulan kontroler P), errornya sangat kecil (keunggulan kontroler I), dan overshoot-nya kecil (keunggulan kontroler D). Respon kontroler terhadap input tangga (step) dan diagram bloknya diperlihatkan pada gambar 12.42.
 
Gambar 12.42 Respon kontroler PID terhadap sinyal step

Aplikasi kontroler PID dalam sistem kontrol tinggi air dalam tangki diperlihatkan pada gambar 12.43. Perhatikan kontroler ini merupakan gabungan kontroler PI yang ada digambar 12.26 dengan kontroler jenis Derivatif pada gambar 12.36. Pengisian permukaan air setinggi h akan di ikuti oleh pergerakan pelampung yang menggerakkan baik tuas, maupun potensiometer yang memberikan umpan balik pada motor DC yang mengisi air. Jika permukaan air sesuai dengan setting, maka pelampung akan bergerak keatas. Potensiometer akan memperkecil tegangan, motor DC akan mati. Sekaligus katup akan menutup aliran air yang menuju ke bak penampung bawah.
 
Gambar 12.43 Aplikasi kontroler PID Teknik Pengaturan Otomatis

Untuk memudahkan analisis sistem kontrol biasanya digunakan analogi penggambaran sistem kontrol dengan rangkaian listrik. Tipe kontroler, diagram blok, analogi rangkaian listrik, hubungan antarvariabelnya dicantumkan dalam tabel berikut.

 Tabel 12.3. Aplikasi Op-Amp Sebagai Kontroller