FOSS SOLUSI CERDAS UNTUK BANTU PEMBANGUNAN NASIONAL BIDANG TIK

FOSS SOLUSI CERDAS UNTUK BANTU PEMBANGUNAN NASIONAL BIDANG TIK
T. Gs/toeb/c

BPPT mempercayai Free/Open Source Software (FOSS) sebagai solusi cerdas untuk membantu pembangunan nasional dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
“BPPT telah memanfaatkan teknologi FOSS tersebut sejak pertengahan tahun 1990, dan mulai digunakan sebagai piranti lunak server-server BPPT, kamudian BPPT aktif mengembangkan aplikasi-aplikasi berbasis FOSS tersebut,” kata Kepala Bidang Sistem Informasi dan Komputasi, BPPT Dr. Dwi Handoko di Jakarta, Senin (26/5).
Aplikasi yang telah dikembangkan antara lain adalah Kantanya – aplikasi groupware untuk perkantoran, Komura – aplikasi untuk memanfaatkan perangkat keras lama dalam membentuk laboratorium komputer murah, Kutahu – aplikasi untuk e-learning, SIMDA – aplikasi system informasi manajemen daerah, Kasipera – aplikasi untuk manajemen sekolah dalam suatu daerah.
Termasuk sistem komputasi klaster – system komputasi untuk membentuk komputasi berperforman tinggi dengan memanfaatkan PC biasa. Aplikasi simulasi lalulintas – aplikasi untuk melakukan simulasi lalu lintas berdasarkan gerak kendaraan secara mikro, dan aplikasi herbal database – aplikasi untuk melakukan manajemen data obat herbal dengan kemampuan search dalam level struktur kimia.
Selain pengembangan tersebut, kompetensi dalam FOSS juga dimanfaatkan pada pengembangan aplikasi untuk sistem data akusisi dan monitor pada sensor di buoy (pelampung) untuk Tsunami Early Warning System, serta system monitoring untuk Conformance Monitoring dan Conflict Detection pada system penerbangan pesawat berbasis Automatic Dependant Surveillance-Broadcast (ADS-B) yang tengah dikaji dan dikembagkan di BPPT.
BPPT juga aktif melakukan kajian, sosialisasi, promosi serta difusi atas open source dan aplikasi yang telah dikembangkan di BPPT. Hasil kerja tersebut antara lain, sosialisasi open source untuk system TIK daerah, seperti di Kabupaten Jembrana, Pulang Pisau, Kuala Kapuas, Pekalongan, Banyuwangi, Sawah Lunto dan lainnya. Beberapa daerah terus intensif bekerjasama dengan BPPT untuk mengembangkan TIK di daerah dengan memanfaatkan open source, seperti di kabupaten Jembrana.
Pada saat ini hingga tahun 2014 ke depan, program yang menjadi prioritas BPPT adalah untuk mengembangkan teknologi FOSS yang mana saat ini tidak dikembangkan oleh swasta Indonesia, seperti teknologi driver FOSS, teknologi kernel FOSS, teknologi pengembangan FOSS serta teknologi yang berbasis teknologi informatika maju seperti teknologi data mining bahasa Indonesia, teknologi pemroses bahasa Indonesia multimedia, teknologi simulasi dan komputasi, disamping program dukungan seperti upaya sertifikasi FOSS dan layanan teknologi FOSS yang tergabung dalam program FOSS komputasi maju (FOSSKOM) BPPT.
FOSS adalah suatu perangkat lunak dengan lisensi yang memungkinkan pengguna untuk bebas mendapatkannya dan bebas melakukan duplikasi. Piranti lunak OSS mempunyai ciri terdistribusi dalam keadaan kode sumbernya tersedia, sehingga memungkinkan pengguna untuk melakukan modifikasi.

Sumber : Kominfo