Tercepat dari yang Tercepat

Tercepat dari yang Tercepat
Deddy Sinaga

Adu balap di sirkuit komputer tercepat tampaknya masih didominasi oleh IBM. Awal pekan ini, perusahaan komputer itu mengukuhkan posisinya sebagai pembuat komputer tercepat, menurut daftar Top 500 komputer super sedunia.
Posisi puncak ditempati IBM lewat komputer super Blue Gene/L yang dipakai oleh Laboratorium Nasional Lawrence Livermore. Tak mau berpuas diri, tahun depan perusahaan yang disebut juga sebagai Big Blue itu akan meluncurkan komputer super yang kecepatannya empat kali si Blue Gene/L.
Komputer yang akan dirilis pada musim panas 2008 itu diberi nama “Roadrunner”. Bila Blue Gene sanggup melakukan 478,2 triliun operasi matematis per detik atau 478,2 teraflops per detik lewat 212.992 prosesor di dalamnya, maka kemampuan “si pelari jalanan” empat kali lipatnya.
Rahasianya terletak pada kombinasi prosesor yang membuatnya termasuk komputer super hibrid yang sedang tren saat ini. Roadrunner menggabungkan antara cip Cell, keluarga cip yang dipakai pada konsol game PlayStation 3, dan prosesor Opteron dari Advanced Micro Devices (AMD).
IBM akan menanam total 16 ribu cip Cell dan 16 ribu cip Opteron serta memakan tempat seluas 12 ribu kaki persegi. Bila seluruhnya dioperasikan, Roadrunner akan sanggup melakukan kalkulasi 1 petaflops atau setara dengan 1.000 triliun operasi matematis per detik.
Kombinasi antara Cell dan Opteron membuat biaya pembuatan bisa ditekan. Pasalnya, cip Cell akan berfungsi sebagai kuda beban, menuntaskan semua kalkulasi floating point. Adapun Opteron akan bertindak sebagai prosesor interface sistem dan tulang punggung transaksional antarnode.
Roadrunner rencananya akan dioperasikan oleh Departemen Energi Amerika Serikat di Laboratorium Nasional Los Alamos, New Mexico. Departemen Energi telah menghubungi IBM pada September lalu. Mereka berniat menyuntikkan anggaran sebesar US$ 100 juta untuk pembuatan komputer selama tiga tahun.
Rencananya, departemen itu akan menggunakan Roadrunner untuk menangani aplikasi komersial dan keilmuan yang luas spektrumnya. Departemen itu juga akan memakai komputer tersebut mengamankan penyimpanan stok senjata nuklir dan mensimulasikan bagaimana senjata nuklir itu disimpan.
Komputer super secara tradisional dipakai untuk menangani hitung-hitungan level tinggi seperti fisika mekanis kuantum, meramal cuaca, memetakan DNA, dan menjelajahi ruang angkasa. Saban enam bulan, komputer-komputer super diurutkan dalam daftar Top 500.
Daftar itu rupanya menjadi ukuran prestise tersendiri bagi para pembuat komputer. Itulah sebabnya, pabrik-pabrik itu berlomba-lomba mendesain baru atau memperbarui desain komputer supernya agar bisa menembus daftar itu.
IBM menempatkan empat komputernya di urutan sepuluh besar dan 38 komputer di 100 besar. Secara keseluruhan IBM menempatkan 232 komputer di daftar. Urutan kedua adalah Blue Gene/P dengan 65.536 prosesor berkemampuan 167 teraflops. Komputer ini berlokasi di Forschungszentrum Juelich di Jerman.
Hewlett-Packard adalah penghasil komputer nomor dua dalam daftar itu, dengan total 166 komputer.
Perusahaan semikonduktor Intel Corp. juga mengukuhkan posisinya dalam daftar. Sebanyak 354 komputer memakai prosesor dari perusahaan tersebut. Enam bulan lalu, jumlahnya 289.
Seperti biasa, AMD terus mengekor Intel dengan 78 komputer. Jumlah ini menurun dari 105 komputer pada daftar enam bulan yang lalu.
Hal menarik yang lain, India telah menarik perhatian setelah menembus sepuluh besar dengan komputer super di Laboratorium Riset Komputasional di Pune. Laboratorium itu didanai oleh konglomerat grup TATA. Komputer di kawasan yang menjadi pusat teknologi India itu mengandung sistem Hewlett-Packard Cluster Platform 3000 BL460c dengan 117,9 teraflops.

Sumber : Tempo (15 November 2007)