Pendidikan yang Baik Membawa Indonesia Berdiri Sama Tegak

Pendidikan yang Baik Membawa Indonesia Berdiri Sama Tegak

Kamis, 30 Agustus 2012

(Jakarta, 28 Agustus 2012 – Humas BKPI LIPI) Setelah kemerdekaan Indonesia, pemerintah yang disibukkan dengan segala persoalan politik dan pembangunan tetap waspada soal pendidikan rakyatnya harus ditempatkan pada prioritas tinggi. Pemerintah mulai mengirim mahasiswa ke Belanda dan negara-negara Eropa lainnya pada akhir tahun 1950 untuk mempelajari ilmu-ilmu dasar dan bidang lainnya. “Pendidikan yang baik membawa kita percaya diri dan dapat berdiri sama tegak dengan siapapun,”ujar Prof. Dr. Soekarja Somadikarta dalam orasinya di Sarwono Prawirohardjo Memorial Lecture XII yang diadakan pada Selasa (28/8) di Auditorium LIPI, Kampus LIPI Gatot Subroto, Jakarta.

“Berkat pendidikan yang baik kini hasilnya sudah dapat dipetik. Suara penulis bangsa Indonesia yang menerbitkan makalah ilmiahnya di berbagai majalah internasional bermutu, tidak terkecuali bidang ornitologi, sudah terdengar,” sambung Soekarja .

Soekarja mencatat jumlah penulis ilmiah bangsa Indonesia yang menerbitkan artikel, khususnya bidang taksonomi burung, menaik dan menaik tajam pada dekade 1994-2004. Selain itu jumlah publikasi ilmiah yang dicatat oleh UNESCO Science Report 2010 dari tahun 1998 sampai 2008 naik dari 305 ke 650 artikel atau lebih dari 100 persen. “Dan yang sangat membanggakan adalah LIPI tahun ini masuk dalam 100 besar dari 7500 lembaga riset dunia versi Webometrics,”.

Dalam orasi ilmiah berjudul Pendidikan dan Perkembangan Ilmu di Indonesia tersebut, Soekarja menekankan pentingnya kebenaran dan kejujuran. “Spesimen-spesimen biota yang tersimpan di museum dapat menerangkan dengan catatan segala yang tertulis pada label yang menyertai spesimen itu dicatat secara benar, jujur dan akurat,”. Menurutnya, catatan pada label dapat memudahkan menentukan sebaran jenis biota juga masa perkembangbiakannya.

“Kewajiban kita adalah terus menerus menekankan kebenaran, kejujuran, dan keadilan untuk ditanamkan kepada generasi muda kita sejak mereka duduk di Taman kanak-Kanak sebagai pedoman hidup kita,” pungkasnya.

» Sumber : Humas BKPI-LIPI