Siswa SMA Mulai Jajal Linux

Siswa SMA Mulai Jajal Linux
ddy

Walau belum ada data pasti tentang hal ini, namun hal tersebut bisa terlihat dari antusiasme mereka saat mengikuti seminar dan workshop sehari tentang pengenalan program komputer, Linux, yang digelar SMK Telkom Darul ?Ulum, Sabtu (24/4) pagi kemarin. Sedikitnya tercatat 473 pelajar dan beberapa penghobi komputer hadir dalam acara tersebut.
Seminar tersebut menghadirkan lima pakar Linux dari Surabaya yang menamakan dirinya KLAS (Komunitas Linux Arek Surabaya). Kelima pakar dari Surabaya tersebut, selain menjelaskan panjang lebar, mulai dari awal penemuan program Linux hingga penerapannya dalam sistem komputasi saat ini. Tak ketinggalan mereka juga memberikan kesempatan secara langsung kepada para peserta seminar untuk mencoba apa yang telah dijelaskannya. Tentu saja, peserta yang memang sejak awal cukup antusias mengikuti seminar, tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Dari sekitar 10 komputer yang disedikan di ruang seminar, semuanya tak henti-hentinya dioperasikan.
Menurut salah satu pemateri, Endarko Msi, program Linux merupakan alternatif baru pengoperasian komputer. Jika sebelumnya, masyarakat hanya menggunakan sistem pengoperasian komputer menggunakan Windows, saat ini sudah banyak yang menggunakan sistem Linux. Dipilihnya sistem yang ditemukan oleh warga Negara Finlandia, bernama Linus Torvolds ini, karena memang program Linux memiliki beberapa kelebihan yang tak dimiliki program Windows. “Dengan mengoperasikan komputer menggunkan program Linux, pengguna komputer bisa secara langsung menggunakan program yang sama atau berbeda dari satu mesin yang sama pada saat bersamaan, bahkan di terminal yang berbeda sekalipun,” terangnya.
Sementara itu, salah satu penitia kegiatan M Rifai Ssi, mengatakan, dipilihnya program Linux dalam seminar tersebut, karena selama ini dinilainya banyak yang seudah mengenal program tersebut tapi belum jelas penggunaannya. “Kami tak ingin pelajar Jombang ketinggalan dalam hal teknologi. Makanya kami gelar seminar ini,” terang Guru Fisika SMK DU ini.

Sumber : Radar Mojokerto (25 April 2004)