Spam akan mati lewat semacam prangko elektronik

Spam Aakan Jadi Masa Lalu : Spam akan mati lewat semacam prangko elektronik
Budi P

Bos Microsoft, Bill Gates, berjanji spam atau surat elektronik (e-mail) sampah dalam dua tahun lagi akan bisa diatasi dengan tuntas.
Ia mengakui, serangan balik terhadap spam memang bukan perkara gampang. Pasalnya, spammers–pengirim e-mail bermemori besar yang kerap berisi penawaran produk-produk aneh atau pornografi–semakin inovatif.
Akan tetapi, serangkaian strategi yang sedang disiapkan perusahaannya akan segera mengatasi hal itu, ujarnya dalam pertemuan Forum Ekonomi Dunia di Davos.
Gates, yang sekarang merupakan tokoh yang selalu hadir dalam forum tahunan para pengusaha dan politikus, mengatakan bahwa dalam dua tahun terakhir telah tercapai banyak kemajuan dalam upaya menghentikan e-mail sampah itu.
“Banyak e-mail yang Anda terima berasal dari orang yang Anda kenal. Jadi apa masalahnya? Tidak ada. Kecuali jika e-mail itu datang orang yang tidak dikenal!”
Gates mengatakan filter bisa bermanfaat untuk membedakan antara spam dan e-mail biasa: “Jika e-mail itu menawarkan soal pembesaran–itu mungkin saja e-mail sampah.”
Namun, dengan menambahkan lebih banyak kata dalam judul e-mail dan mengubah tulisan dengan gambar, para pengirim e-mail sampah semakin sulit untuk ditangkap dan dalam jangka panjang filter tidak akan menjadi penyelesaian “yang hebat”.
Yang lebih menjanjikan adalah “tantangan manusia”–memaksa pengirim memecahkan sebuah teka-teki atau komputer mengirim e-mail untuk membuat komputasi sederhana.
“Sangat mudah bagi sebuah mesin untuk mengirim beberapa e-mail, tetapi sangat sulit dan mahal bagi sebuah komputer untuk mengirim banyak,” ujar Gates.
Namun pada akhirnya, kata Gates, spam akan mati lewat semacam prangko elektronik, yang juga dikenal sebagai “payment at risk”.
Ini akan memaksa pengirim e-mail untuk membayar jika sebuah e-mail ditolak karena dianggap spam, namun tidak akan membuat orang berhenti mengirim e-mail biasa karena mereka yakin e-mail yang dikirim bukan spam sehingga tidak akan ditolak.
“Microsoft sedang meneliti tiga pendekatan ini, dan tidak lama lagi spam akan menjadi masalah masa lalu,” kata Gates.

Memuji Google

Saat ditanya apakah Microsoft ketinggalan dalam bidang teknologi pencari di internet, Gates mengakui bahwa dia bertanggung jawab karena kalah dari Google. “Kami dulu mengambil suatu pendekatan yang sekarang saya sadari sebagai pendekatan yang salah.”
Dia memuji perusahaan teknologi mesin pencari Internet, Google, dan menyebutnya sebagai “perusahaan hebat”. Pendekatan perusahaan itu mengingatkannya pada Microsoft 20 tahun lalu.
Namun, dia memperkirakan teknologi pencari internet Microsoft akan segera mengatasi saingannya itu.

Masa depan komputer

Dalam kesempatan itu, Gates juga berbicara mengenai masa depan komputer. Satu dekade lagi, menurut dia, “kita akan menertawai komputer yang kita kenal saat ini”.
Dalam dunia “komputer tanpa batas” semua akan mempergunakan teknologi digital, fleksibel dan dibuat sesuai dengan selera pemilik dan diarahkan oleh peranti lunak, bukan perangkat kerasnya.
“Yang membatasi hal itu saat ini adalah peranti lunak,” ujar Gates dan menambahkan, “Paling tidak, itu yang saya harapkan. Kalau tidak, kami hanya membuang-buang dana yang jumlahnya miliaran dolar,” ujarnya.

Sumber : Koran Tempo (26 Januari 2004)