Transistor Komputer Segera Hilang?

Transistor Komputer Segera Hilang?
Bhinneka Post

Tim ahli di Hewlett Packard menciptakan kegelisahan di dunia komputer dengan pengumumannya tentang penemuan baru yang didesain untuk menggantikan transistor dalam chip—bagian paling mendasar dari sebuah komputer setengah abad ini. Tapi, apakah berita itu hanya rumor atau benar-benar kemajuan?
Dalam tulisan di Journal of Applied Physics, tiga anggota grup laboratorium HP Quantum Science Research (QSR) menjelaskan penemuan mereka sebagai “crossbar latch” penyedia restorasi sinyal dan inversi yang dibutuhkan untuk komputing secara umum, tanpa membutuhkan transistor.
Teknologi itu bakal melahirkan komputer berkekuatan ribuan kali dibanding yang ada saat ini. “Kami sedang menemukan kembali komputer, dalam ukuran sangat kecil,” ujar Stan Williams, direktur QSR.
“Corssbar latch memproduksi elemen kunci yang dibutuhkan untuk membangun komputer menggunakan device berukuran nanometer yang relatif murah dan mudah dibuat,” tambah dia.
QSR bekerja dengan device elektronik berslaka nano yang menjadi suplemen –dan mungkin nantinya akan jadi pengganti—teknologi silikon, yang diharapkan mencapai limit fisik dalam satu dekade. Namun, penggantian seperti itu bisa memberi pengaruh besar terhadap industri pembuat chip.
“Setiap teknologi baru membutuhkan seluruh industri untuk mendukungnya—infrastruktur yang baru seluruhnya—dan pengadaan alat bertahun-tahun. Plus, produk harus beradaptasi untuk bisa kompatibel pada perubahan radikal,” tegas Manny Vara, narasumber dari Intel.
“Setiap orang mencari jawaban. Tidak ada yang mampu membuat transistor jauh lebih kecil yang sekaligus masih bisa beroperasi,” tukas Vara.
Raksaksa industri pembuat chip, Intel, saat ini memproduksi transistor terkecil di dunia, sekitar 50 nanometer, setengah ukuran virus flu. Pentium 4 memboyong 150 juta transistor.
“Pikirkan sebuah prosesor sebagai otak dan transistor sel otaknya. Lebih banyak sel otak yang Anda punya, semakin pintar otak,” ungkap Vera.
Para ahli di Intel juga bereksperimen mencari berbagai cara memperbaiki pembuatan transistor: dengan material baru untuk membuat transistor lebih baik transformasi transistor flat menjadi Tri-gate 3-D transistor dan mengeksplorasi apakah transistor bisa dibuat dari device nano seperti karbon nanotube dan kabel nano, papar Vera.
Kita lihat saja bagaimana kelanjutannya…

Sumber : Bhinneka Post, 4 Mar 2005 6:12:49 PM