Kesulitan Belajar Pada Siswa SMP Islam As-Shodiq di Kuwolu Bululawang Malang

Perhatian Penting Untuk Pembaca Artike.abajadun.com
  1. Isi artikel, berita dan materi http://www.artikel.abajadun.com di ambil dan sadur dari berbagai sumber .
  2. Hak cipta dari isi , artikel , berita dan materi lainya adalah menjadi hak milik dari sumber bersangkutan .
  3. Admin abajadun sama sekali tidak berniat membajak dari sumber manapun, semua artikel,berita dan isi merupakan catatan yang pernah say abaca untuk kemudian saya documentasikan di artikel.abajadun.com supaya bisadi baca teman teman dan sebagai media silaturrahmi dan berbagi informasi.
  4. Jika ada yang keberatan dengan pemuatan isi , berita ,artikel, gambar foto,video yang ada di artikel.abajadun.com silahkan anda hubungi saya dan saya tidak akan keberatan menghapus isi materi tersebut .
  5. Bagi pembaca yang ingin menyebarkan /menggunakan materi di artikel.abajadun.com saya persilahkan saja dengan mencantumkan sumber asli artikel .
Terakhir jika ada kebaikan dan keberhasilan , saya ucapkan syukur alhamdilillah , semoga semuanya bias memberi manfaat kepada kita semua baik untuk diri sendiri agama,nusa dan bangsa , sebagai penutup saya sadar bahwa masih banyak kekurangan pada diri saya , untuk itu bila ada kekuarnganya saya mohon maaf dan atas perhatian anda saya ucpakan terimakasih. Akhir kata selamat membaca.


Upaya Guru IPS Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Pada Siswa SMP Islam As-Shodiq di Kuwolu Bululawang Malang
Penulis : Mustai’in
Tahun : 2010
Fakultas : Tarbiyah
Jurusan : Ilmu Pengetahuan Sosial
Pembimbing : 1) Drs. M. Yunus, M.Si.  
Kata Kunci : Guru IPS ,Kesulitan Belajar, Siswa SMP Islam As-Shodiq di Kuwolu Bululawang Malang

Pendidikan adalah kunci utama terbentuknya SDM yang kompeten dalam
membangun bangsa. melalui pendidikan diharapkan tercipta manusia yang
mampu menempatkan diri dalam masyarakat yang dapat bergerak secara luas
serta tidak terbawa arus globalisasi, bahkan seharusnya mampu memegang
kendali dalam bermasyarakat untuk menghadapi segala macam bentuk lingkungan
yang ada. Sebagaimana diketahui bahwasannya manusia Indonesia yang kita citacitakan
adalah manusia yang kreatif dan produktif, dengan menguasai ilmu
pengetahuan dan teknologi bagi peningkatan tarafnya.
Mata pelajaran IPS bertujuan mengembangkan potensi peserta didik agar
peka terhadap perbaikan segala ketimpangan yang terjadi dan terampil mengatasi
setiap masalah yang terjadi sehari-hari baik yang menimpa dirinya maupun
kehidupan masyarakat. Dalam mencapai hal–hal yang telah dijelaskan di atas
tentu ada permasalahan yang kita hadapi dari berbagai aspek dan pihak.
Permasalahan yang terjadi di dunia pendidikan datang dari pihak sekolah, guru,
serta siswa. Permasalahan dari lingkungan sekolah maupun lingkungan keluarga
baik guru atau siswa. Untuk mencapai keberhasilan dalam proses belajar mengajar
kita perlu memperhatikan kesulitan atau masalah yang dihadapi siswa dalam
menerima pelajaran yang disampaikan oleh guru khususnya pelajaran IPS.
Bagaimana mengatasi kesulitan tersebut serta mengetahui faktor penghambat dan
pendukung siswa dalam menerima pelajaran IPS di SMP Islam As-Shodiq.
Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah suatu pendekatan
kualitatif. Pendekatan kualitatif adalah suatu pendekatan penelitian yang
menghasilkan data deskriptif yang berupa kata-kata, tulisan atau lisan dari orang
dan perilaku yang dapat diamati dengan menggunakan pendekatan yang
13
mengarahkan pada latar belakang individu secara utuh. penelitian dimulai
observasi, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dan
analisis dokumen. Berdasarkan hal tersebut maka dapat ditentukan bahwa
penelitian ini adalah penelitian yang berusaha untuk menghasilkan data-data dan
bukan angka.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Siswa mengalami kesulitan dalam
memahami dan menghafal materi-materi karena padanya perampingan jam
pelajaran IPS sehingga waktunya yang dirasa kurang lama. Kurangnya waktu
dalam mengerjakan materi hitung-menghitung yang ada pada pelajaran ekonomi.
Upaya guru IPS guna memudahkan siswa untuk memahami dan menerima materi
IPS dengan baik maka guru memberikan pembelajaran dengan model team
teaching. Penggunaan model integrasi pembelajaran berdasarkan topik.
Memberikan jam tambahan pelajaran IPS baik masih dalam jam pelajaran sekolah
maupun diluar jam pelajaran sekolah. Faktor penghambat dalam proses
pembelajaran adalah kurang lengkapnya bahan ajar yang yang mencakup empat
bidang studi yakni Sosiologi/Antroplogi, Geografi, Sejarah, dan Ekonomi. Serta
faktor pendukungnya adalah buku-buku yang berhubungan dengan materi-materi
pelajaran IPS perpustakaan yang cukup lengkap.
Sumber :  http://lib.uin-malang.ac.id/?mod=th_detail&id=03160009