(Studi Kasus di Madrasah Tsanawiyah Al-Khalifah Kepanjen Kabupaten Malang

Perhatian Penting Untuk Pembaca Artike.abajadun.com
  1. Isi artikel, berita dan materi http://www.artikel.abajadun.com di ambil dan sadur dari berbagai sumber .
  2. Hak cipta dari isi , artikel , berita dan materi lainya adalah menjadi hak milik dari sumber bersangkutan .
  3. Admin abajadun sama sekali tidak berniat membajak dari sumber manapun, semua artikel,berita dan isi merupakan catatan yang pernah say abaca untuk kemudian saya documentasikan di artikel.abajadun.com supaya bisadi baca teman teman dan sebagai media silaturrahmi dan berbagi informasi.
  4. Jika ada yang keberatan dengan pemuatan isi , berita ,artikel, gambar foto,video yang ada di artikel.abajadun.com silahkan anda hubungi saya dan saya tidak akan keberatan menghapus isi materi tersebut .
  5. Bagi pembaca yang ingin menyebarkan /menggunakan materi di artikel.abajadun.com saya persilahkan saja dengan mencantumkan sumber asli artikel .
Terakhir jika ada kebaikan dan keberhasilan , saya ucapkan syukur alhamdilillah , semoga semuanya bias memberi manfaat kepada kita semua baik untuk diri sendiri agama,nusa dan bangsa , sebagai penutup saya sadar bahwa masih banyak kekurangan pada diri saya , untuk itu bila ada kekuarnganya saya mohon maaf dan atas perhatian anda saya ucpakan terimakasih. Akhir kata selamat membaca.


 <!–[if !mso]> st1\:*{behavior:url(#ieooui) } <![endif]–>

Penanggulangan Kenakalan Remaja (Studi Kasus di Madrasah Tsanawiyah Al-Khalifah Kepanjen Kabupaten Malang)
Penulis            :           Ari Yudiarko
Tahun :           2010
Fakultas          :           Tarbiyah
Jurusan           :           Pendidikan Agama Islam
Pembimbing    :           1) Prof. Dr. H. Baharuddin, M.Pd.I. 
Kata Kunci     :           Kenakalan, Remaja
Tujuan dari pendidikan nasional Indonesia adalah untuk mencerdaskan
kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu
manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi
luhur, memiliki pengetahuan dan ketrampilan, kesehatan jasmani dan rohani,
kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan
dan kebangsaan sesuai dengan UUSPN BAB II, asal 4. Siswa di sekolah
menengah mempunyai tingkat perkembangan kepribadian dan sosial yang berada
di mana pada masa transisi dari anak-anak ke remaja. Masa remaja adalah masa
krisis di mana remaja berusaha untuk mencari identitas diri. Dewasa ini dunia
pendidikan sedang dilanda keprihatinan yang sangat mendalam dengan sering
terjadinya tindak kenalakan remaja atau yang dikenal dengan sebutan kenakalan
remaja yang membawa dampak cukup serius bagi perkembangan dirinya (remaja)
dan masyarakat. Karena nakal itu adalah suatu perbuatan anti sosial, melanggar
hukum yang berlaku, yang dilakukan oleh seorang yang menuju dewasa dengan
diketahuinya ia sendiri yang apabila dilakukan oleh seorang dewasa dikualifikasi
sebagai tindak kejahatan. Berita tentang kenakalan itu memberondong ibarat
peluru di medan perang dan celakanya yang selalu terkena lemparan caci maki
adalah pihak sekolah, bahkan tidak jarang masyarakat menganggap bahwa
rendahnya mutu kelakuan atau kepribadian pelajar adalah karena kurang
mampunya sekolah dalam mengendalikan psikis siswanya.
Berangkat dari pemikiran di atas penulis mengambil judul
“Penanggulangan Kenakalan Remaja (studi kasus di MTs Al-Khalifah
Kepanjen)”. Dalam hal ini penulis mempelajari tentang apa sajakah jenis
kenakalan yang dilakukan oleh remaja, faktor-faktor yang mempengaruhi remaja
sehingga melakukan kenakalan dan bagaimana usaha sekolah dalam
menanggulangi kenakalan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui bentuk-bentuk kenakalan remaja, faktor-faktor yang mempengaruhi
kenakalan remaja serta usaha sekolah dalam mengatasi kenakalan remaja di
Madrasah Tsanawiyah Al-Khalifah Kepanjen Kabupaten Malang.
Untuk memperoleh data yang akurat, penulis menggunakan penelitian
deskriptif kualitatif yaitu dengan metode mendeskripsikan dan menganalisis hasil
penelitian tanpa menggunakan rumus perhitungan, adapun dalam memperoleh
data penulis menggunakan observasi langsung, interview kepada para informan,
dan dokumentasi