Updates from September, 2012 Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • tituitcom 22.32 on 10 September 2012 Permalink  

    Masyarakat yang diliputi oleh suasana korup 

    Perhatian Penting Untuk Pembaca Artike.abajadun.com
    1. Isi artikel, berita dan materi http://www.artikel.abajadun.com di ambil dan sadur dari berbagai sumber .
    2. Hak cipta dari isi , artikel , berita dan materi lainya adalah menjadi hak milik dari sumber bersangkutan .
    3. Admin abajadun sama sekali tidak berniat membajak dari sumber manapun, semua artikel,berita dan isi merupakan catatan yang pernah say abaca untuk kemudian saya documentasikan di artikel.abajadun.com supaya bisadi baca teman teman dan sebagai media silaturrahmi dan berbagi informasi.
    4. Jika ada yang keberatan dengan pemuatan isi , berita ,artikel, gambar foto,video yang ada di artikel.abajadun.com silahkan anda hubungi saya dan saya tidak akan keberatan menghapus isi materi tersebut .
    5. Bagi pembaca yang ingin menyebarkan /menggunakan materi di artikel.abajadun.com saya persilahkan saja dengan mencantumkan sumber asli artikel .
    Terakhir jika ada kebaikan dan keberhasilan , saya ucapkan syukur alhamdilillah , semoga semuanya bias memberi manfaat kepada kita semua baik untuk diri sendiri agama,nusa dan bangsa , sebagai penutup saya sadar bahwa masih banyak kekurangan pada diri saya , untuk itu bila ada kekuarnganya saya mohon maaf dan atas perhatian anda saya ucpakan terimakasih. Akhir kata selamat membaca.

    Membangun Masyarakat Bersih

    Masyarakat yang diliputi oleh suasana korup yang dilakukan tidak saja oleh pejabat birokrasi pemerintah, melainan juga oleh lembaga-lembaga swasta mengundang pertanyaan besar. Apalagi anehnya pelaku korup ternyata juga dilakukan oleh orang-orang yang sehari-hari terlibat memberantas korupsi itu sendiri. Kalau demikian, pertanyaan mendasar yang perlu diajukan ialah apakah korusi merupakan karakter sebuah tatanan masyarakat tertentu dan sesungguhnya itu menjadi berubah tatkala karakter masyarakat juga berhasil diubah.

    Sangat mengejutkan fenomena ang muncul akhir-akhir ini, menyangkut tentang korupsi ini. Lembaga eksekutif yang telah memiliki perangkat hukum, sistim manajemen dan akuntansi yang mantap, sarana pengendalian yang cukup handal melalui program-program komputerisasi dan lain sebagainya, tetapi pada kenyataannya masih tetap terjadi korupsi yang jumlah pelaku dan nilai dana yang dikorup tetap tinggi. Begitu pulalembaga legislatif, yang semestinya melakukan peran-peran kontrol, ternyata tidak sedikit kasus-kasus korupsi justru dilakukan oleh banyak anggota legislatif. Tidak tanggung-tanggung bahwa pelaku korupsi dilakukan secara bersama-sama. Akibatnya, di beberapa daerah, sejumlah anggota legislatif diperiksa bersama-sama dan akhirnya juga masuk penjara bersama-sama. Peristiwa ini sesungguhnya sangat memalukan. Korupsi dianggap menjadi sesuatu ang biasa, wajar dan lazim. Dan justru menjadi aneh jika terdapat pejabat pemerintah aau juga swasta yang mampu menjaga diri untuk tidak melakukan korupsi.

    Anehnya di tengah masyaraat yang korup, justru orang yang tidak aman adalah orang-orang yang jujur yang tidak mau melakukan penyimpangan. Masyarakat korup ternyata juga membenci siapa saja yang jujur. Orang jujur dianggap tidak menguntungkan bagi orang-orang yang menyuikai korupsi. Biasanya orang jujur kemudian tersisihkan, dan jangan berharap daam proses pemilihan kepemimpinan yang berjalan secara demokratis di tengah-tengah masyarakat korup ia akan dipilih menjadi seorang pimpinan. Oleh karena itu sesungguhnya tidak selalu benar pandangan yang mengatakan bahwa orang jujur itu selalu dibutuhkan di segala jenis masyarakat. Justru orang jujur di tengah-tengah masyarakat korup akan selalu disisihkan.

    Memberantas korupsi di tengah-tengah masyarakat yang menjalani kehidupannya dengan korupsi ternyata tidak mudah. Pengadilan yang kukuh yang ditopang oleh sistim manajemen maupun akuntansi yang kuat ternyata juga masih belum berhasil menghilangkan tindak korupsi ini. Jika kita memperhatikan betapa kerapian, kekuatan manajemen dan akuntansi yang dilakukan oleh bank. Sungguh sangat rapi. Bank biasanya didukung oleh manajemen dan akuntansi yang kuat. Selain itu juga dikelola oleh orang-orang yang ahli di bidangnya secara meyakinkan. Kita mendengar bahwa gaji pegawai dan apalagi pejabat bank sedemikian tinggi, melebihi gaji yang diterima pegawai lainnya. Akan tetapi pada kenyataannya tidak sedikit justru korupsi terbesar jumlahnya terjadi di dunia perbankan. Bagaimana ini semua dapat dipahami ?

    Fenomena lain, suatu lembaga yang amat sederhana, diurus oleh orang yang secara ekonomis rendah, tidak didukung oleh manajemen dan akuntansi yang akurat, tetapi justru di sana tidak ada korupsi. Semua keuangan tidak ada yang diselewengkan. Para pengelolanya memiliki ketulusan yang tinggi. Laporan keuangan tidak dibuat secara rumit, akan tetapi uang yang ada selamat dari kemungkinan penyimpangan. Lagi-lagi, mengapa hal itu terjadi. Pertanyaannya, apakah semakin pintar masyarakat justru kemungkinan penyimpangan juga semakin besar terjadi dan begitu juga sebaliknya ? Apakah orang berpengetahuan sederhana, berpendidikan rendah juga selalu tidak memiliki kemampuan untuk melakukan penyimpangan terhadap pengurusan keuangan. Sehingga, dari fenomena itu dapat ditarik kesimpulan bahwa justru kepintaran itu yang mengakibatkan lahirnya penyimpangan keuangan yang disebut korup itu ? Sudah barang tentu logikanya sesederhana ini.

    Untuk menjawab persoalan tersebut saya mencoba bertanya pada al Qur?an. Pada kitab suci yang diturunkan melali Nabi Muhammad saw ini banyak bertebaran perintah untuk berjuang. Bahkan, ada perintah agar berjuang dengan sebenar-benarnya berjuang untuk Allah. Dari berbagai perintah untuk berjuang ini, saya memperoleh kesan bahwa bangunan masyarakat Islam sesungguhnya adalah masyarakat yang selalu diliputi oleh suasana perjuangan.

    Dalam keadaan apapun, kita lihat bahwa perjuangan selalu terkait dengan pengorbanan. Orang yang sedang berjuang, apalagi berjuang untuk membangun keadilan, kejujuran, menghindar dari penindasan, meraih cita-cita luhur dan bahkan berjuang untuk mendapatkan cinta, maka selalu dibarengi dengan kesediaan untuk berkorban. Masyarakat atau seseorang yang sedang dalam suasana perjuangan tidak pernah berharap memperoleh keuntungan, apalagi keuntungan yang bersifat materi. Yang diharap dalam perjuangan adalah capaian nilai perjuangan itu, sekalipun mereka harus berkorban.

    Berbeda dengan masyarakat pejuang adalah masyarakat yang bernuansa transaksi onal. Transaksi biasanya terjadi dalam aktivitas jual beli atau tukar menukar. Dalam suasana transaksional seorang pembeli selalu menginkan memperoleh barang dengan harga semurah-murahnya, dan begitu pula sebaliknya. Seorang penjual selalu menginginkan harga atau untung setinggi-tingginya. Oleh karena itulah seringkali terjadi tipu muslihat, kecurangan, penipuan, ingkar janji dan sebagainya. Sedemikian buruh keadaan terjadi pada dunia transaksional itu, sampai-sampai al Qur?an dan juga tidak sedikit hadits nabi secara khususu memperingatkan agar selalu bertindak adil dan jujur dalam menimbang dan juga dalam jual beli. Bahkan lebih dari itu, karena sedemikian buruknya suasana transaksional itu, diingatkan bahwa pasar adalah merupakan tempat yang buruk, dan berbeda dengan masjid atau tempat ibadah. Atas dasar ini, masyarakat transaksional adalah masyarakat yang kurang bagus karena bisa melahirkan sifat-sifat pribadi atau kelompok menjadi kurang bagus itu.

    Membandingkan antara dua tipe masyarakat, yakni masyarakat bernuansa berju ang dan masyarakat bernuansa transaksional memang sangat jauh berbeda. Masyarakat pejuang melahirkan sikap berkorban, jujur dan adil membela nilai-nilai kemanusian yang tinggi. Sebaliknya, masyarakat transaksional, sekalipun hal itu selalu menjadi pilihan dan bahkan menjadi tuntutan masyarakat modern, selalu melahirkan ciri-ciri seperti korup, menyimpang, menerabas, tipu muslihat, bohong, palsu dan sebagainya. Pertanyaannya adalah apakah lembaga, baik pemerintah atau swasta dan lebih luas lagi, masyarakat bangsa ini lebih bernuansa pejuang atau transaksional itu. Jika ternyata kita evaluasi bahwa nuansa transaksional lebih menonjol daripada nuansa perjuangan, maka wajarlah jika korupsi dan bentuk penyimpangan lainnya lebih subur. Sebab, korup dan segala bentuk penyimpangan masyarakat itu memang merupakan anak kandung dari masyarakat yang bernuansa transaksional itu, wallohu a?lam bishowab.

    Iklan
     
  • tituitcom 16.48 on 10 September 2012 Permalink  

    Peta persaingan bisnis susu formula 

    Peta persaingan bisnis susu formula
    Perputaran duit di bisnis susu formula mencapai Rp 6 triliun setahun. Sepertiganya milik kelas premium dan sisanya kelas biasa. Di kelas premium persaingan sangat ketat. Di kelas biasa, Nestle masih menjadi raja.
    Sigit Rahardjo, Fifi Yulianti

    Kalau sudah ngomong susu, yang terdengar adalah keluhan-keluhan bernada dalam. Apalagi di kalangan ibu-ibu yang mempunyai bayi: betapa kian mahal harga susu, kian tak terbeli. Tapi, berbagai keluhan itu rupanya tenggelam dalam keriuhan bisnis besar yang amat menggiurkan. Tak usah bicara soal kebutuhan susu semua usia. Susu untuk di bawah lima tahun saja, ceruk pasarnya demikian besar. Hitungan kasarnya, berdasarkan sensus tahun 2000 lalu, jumlah balita di Indonesia mencapai 20 juta lebih. Katakanlah, 10%-nya setiap hari harus minum susu. Setiap anak membutuhkan 0,6 liter sampai 1 liter susu setiap hari. Tentu jumlah susu yang dibutuhkan sangat besar.
    Jadi, tak heranlah bila para produsen susu menjadi begitu gemuk-gemuk. Pertumbuhan pasar susu setiap tahunnya mencapai 20% sampai 35%. Bertumbuhnya susu ini tentu membuat produsen makin antusias.
    Pemain asing seperti Mead Johnson pun menyambar peluang emas ini. Sejak 2001 silam, produsen susu asal Amerika ini membuka kantor operasional langsung di Jakarta. PT Mead Johnson Indonesia itu bukan sekadar kantor keagenan. Demikian juga dengan raksasa susu dunia lainnya seperti Abbott, Wyett, juga Nutricia. Pemain lain, seperti Friesche Flag, Nestle, atau Sari Husada, meski tidak kuat di susu premium atau superpremium, namun mereka lebih besar penjualannya di susu kelas bawah.
    Mereka saling berlomba menyusun strategi pemasaran yang paling jitu. Di antaranya dengan membuat susu yang paling lengkap kandungan gizinya. Mulai dari yang mengandung AA, DHA, EPA, atau yang terbaru: EyQ. Semua tambahan kandungan itu jelas mempengaruhi harga pula. Untuk susu formula ukuran 400 gram, rentang harganya mulai dari Rp 20.000-an untuk kelas bawah. Di kelas atas, harganya antara Rp 40.000 hingga Rp 70.000 sekaleng kecil itu. ”Di kelas atas kita membaginya lagi menjadi premium dan superpremium,” papar Cecep Fathoni, Business Unit Manager Nutricia Indonesia Sejahtera.
    Lebih banyak bermain di susu pertumbuhan
    Dalam perkembangannya, menurut Ruby Hermanto, Marketing Head Pediatric Nutricion Division PT Abbott Indonesia, di bisnis susu ini makin banyak pengelompokannya. Ini dimulai dari starter formula untuk usia 0 sampai 6 bulan, follow on formula untuk usia 6 bulan sampai 12 bulan, lantas growing up milk, untuk usia di atas setahun dan di bawah lima tahun.
    Ruby mengakui tak gampang berjualan susu. Untuk susu formula usia nol sampai setahun pemerintah melarang untuk beriklan. Karena itu, produsen pun enggan bermain susu untuk kelompok usia ini. Apalagi, ”Pertumbuhan di kelas starter ini sudah stagnan. Kami cenderung bermain di kelas growing up,” timpal Cecep.
    Toh, dalam setahun angka penjualan susu formula ini menunjukkan angka yang luar biasa. Ruby mengutip data yang dikeluarkan AC Nielsen. Setidaknya Rp 6 triliun dihasilkan dari penjualan susu, baik itu untuk kelas bawah, premium, maupun superpremium. ”Sebesar Rp 2 triliun sampai Rp 2,5 triliun itu milik susu formula kelas premium,” tandas Ruby.
    Duit sebesar itu dikuasai lima pemain besar. ”Abbott masuk hitungan ini,” ucap Ruby, bangga. Empat pemain lainnya adalah Wyett, Mead Johnson, Nutricia, dan Sang Hyang Perkasa. Namun, Ruby menolak menyebutkan berapa besar produk Abbott yang bisa terserap pasar. ”Kalau itu saya tak bisa menyebutkan,” elaknya.
    Nutricia Indonesia bahkan berani menyebutkan, di kelas premium dan superpremium itu, mereka bisa menguasai penjualan hingga 11%. Saingan terdekatnya adalah Wyett dan Mead Johnson. ”Karena mereka ini lebih dulu bermain di kelas premium dan superpremium,” tukas Cecep.
    Bisa dikatakan persaingan di susu formula premium dan superpremium ini sangat ketat. Untuk kelas premium, produk Nutricia seperti Bebelac bersaing dengan S 26 Reguler milik Wyeth, Enfamil Reguler milik Mead Johnson, Morinaga BMT milik Sang Hyang Perkasa, dan Vitalac milik Sari Husada, juga dengan Pediasure milik Abbott.
    Begitu halnya di kelas superpremium. Nutricia mempunyai unggulan Nutricia Royal, Wyett mempunyai S 26 Gold, Mead Johnson tampil dengan susu premium merek Enfamil Plus. Lantas, Sang Hyang Perkasa dengan produknya Morinaga Platinum, dan Abbott punya merek Pediasure Gains and Advance EyQ. Pemain lain di pasar ini adalah Nestle dengan merek Nan, namun tak begitu besar penetrasinya di pasar.
    Pasar susu kelas bawah lebih besar
    Adapun sisanya yang sebesar Rp 3,5 triliun dinikmati susu formula kelas bawah. Di kelas susu biasa ini, tak bisa dipungkiri, Nestle masih merajai. Diperkirakan dari kue sebesar itu, Nestle mempunyai angka penjualan mencapai hampir 50%. Sisanya, tentunya dibagi de-ngan pemain lain seperti Sari Husada atau Friesche Flag, produsen susu Bendera.
    Namun, seperti halnya Abbott, Nestle pun enggan mengungkapkan berapa angka penjualannya di Indonesia. ”Kami tidak bisa menyebutkan angka volume susu bayi yang didistribusikan,” ujar Brata T. Hardjosubroto, Head of Public Relations PT Nestle Indonesia. Namun, Brata mengakui, kontribusi penjualan susu di Indonesia cukup lumayan untuk menggembungkan kas Nestle.
    Susu formula milik Nestle yang tergolong kelas menengah ini adalah Lactogen. Untuk berat 800 gram harganya sekitar Rp 40 .000. Adapun Nan harganya Rp 50.000 untuk 400 gram. Isi kandungannya hampir sama. Bedanya, Nan mengandung asam linoleat dan asam linolenat yang jika dicerna bayi akan menghasilkan AA dan DHA. Akan halnya Lactogen, mengandung AA dan DHA langsung.
    Yang terbuka justru PT Sari Husada. Produsen susu anak SGM, Lactamil, dan Vitalac ini dalam setahun bisa memproduksi susu sebanyak 41.500 ton. Dari jumlah itu, ”Untuk keperluan produk sendiri sebanyak 80%,” ujar Rachmat Suhappy, Direktur Produksi PT Sari Husada Tbk.
    Angka penjualannya pun terus meningkat. Pada 2003 lalu, angka penjualannya mencapai Rp 1,1 triliun, meningkat dari Rp 1,02 triliun tahun sebelumnya. Adapun laba bersihnya mencapai Rp 220,6 miliar.
    Jadi, sepanjang tahun 2003 pertumbuhan volume bertambah sebesar 16%. ”Laba bersih bertumbuh sebesar 24,4%,” tutur Jenny Go, Direktur Marketing Sari Husada.
    Nah, betapa besar untung berbisnis susu ini.
    Bisnis memang tak Kenal Saudara
    Sudah banyak yang tahu, 80% saham PT Sari Husada Tbk dimiliki Nutricia International BV. Perusahaan multinasional asal Negeri Kincir Angin ini juga pemilik PT Nutricia Indonesia Sejahtera (NIS). Uniknya, mereka bersaing untuk produk susu formula balita kelas tengah.
    Produk Sari Husada seperti Vitalac adalah sekelas dengan Bebelac milik NIS. Semula keduanya memang rukun-rukun saja. Bahkan saling berbagi pasar. Namun, sejak awal 2004, kongsi ini pecah. Sari Husada pun tak malu lagi membikin produk yang bersaing dengan saudaranya itu. Tengok saja, Vitalac 1, 2, dan 3, SGM 1,2 ,3, dan 4, serta Vitalac LF (Lactosa Free) itu berimpit ketat dengan produk NIS seperti Bebelac 1, 2, dan 3.
     
  • tituitcom 22.10 on 31 August 2012 Permalink  

    Modal Dasar Menulis Artikel Blog 

     

    Modal Dasar Menulis Artikel Blog
    Dari mempelajari biografi singkat para blogger yang juga penulis tenar, paling tidak 5 hal utama
    yang harus dipelajari. Saya menyebutnya modal dasar menulis artikel. Mengapa harus punya
    modal? Sebenarnya tanpa menghiraukan poin-poin di bawah ini Anda tetap dapat mengupdate
    artikel blog. Tetapi tentu beda dong tulisan yang dimodali ilmu dengan yang kosongan.
    Oke, apa saja 5 hal tersebut. Ini dia…
    1. Kemampuan Teknis.
    Hal ini berupa kemampuan mengetik di komputer, laptop, notebook dan bekerja dengan
    internet. Jaman dulu, orang masih mengandalkan mesin tik dalam menulis. Sekarang perannya
    sudah diambil alih oleh komputer. Kalau tidak punya komputer di rumah, Anda bisa rental atau
    kredit sekalian. Harga laptop makin terjangkau kok. Kalau beli nggak perlu memaksakan yang
    mahal-mahal. Biarpun murah asal bisa memberi manfaat nyata.
    2. Mindset Sukses.
    Ibaratnya, inilah nyawa seorang penulis. Mindset ini berupa semangat, tekad dan kemauan
    keras disertai kerja cerdas. Memproduksi tulisan tidak sama dengan memperbanyak barang
    retail. Tidak ada mesin cetak yang bisa bekerja otomatis. Ini murni hasil proses input panca
    indera yang diolah oleh otak Anda hingga berupa media tulisan yang bisa dibaca orang lain. 
    3. Kebiasaan Membaca. 
    Seorang penulis sukses mempunyai kebiasaan atau budaya membaca sebagai kebutuhan
    hidup sehari-hari. Bahkan di salah satu buku yang pernah saya baca, mereka bisa
    menghabiskan 3 jam per hari untuk aktivitas membaca buku. Dengan perincian 2 jam untuk
    menambah ilmu di bidang yang kita geluti, sementara 1 jam lagi untuk membaca buku yang
    berkaitan dengan hobby. Pendek kata, mereka selalu haus informasi.

    4. Kemampuan Intelektual.
    Kemampuan ini berkaitan dengan wawasan ilmu pegetahuan, logika, daya nalar dan visi
    akademis. Artinya, menulis berdasarkan fakta yang ada di lapangan, bisa dibuktikan
    kebenarannya, nggak asal gembar-gembor dan bisa memberikan solusi alternative bagi
    pemecahan masalah. Dan satu lagi, penulis hebat tidak akan mencampur aduk masalah pribadi
    dengan topic yang sedang dibahas. Anda boleh sensi kepada seseorang, tetapi ada aturan
    main supaya tidak kelihatan frontal.
    5. Adaptif Terhadap Perubahan Jaman. 
    Setahu saya, nggak ada ceritanya penulis itu kuper dan gaptek. Tapi bukan berarti mereka
    harus bergaya anak gaul, allay, lebay dan sejenisnya. Saatnya KTP Blogger berperan.
    Dibutuhkan sifat supel, bisa menyesuaikan diri, baik hati, rajin menabung dan tidak sombong.
    Pokoknya yang baik-baik saja deh.

     
  • tituitcom 20.57 on 10 August 2012 Permalink  

    tips sukses bisnis online dengan menggunakan blog : 

    ilustrasi bisnis blog 250x167 Peluang Bisnis Online Melalui BlogMencoba peluang bisnis online ternyata dapat dilakukan dengan berbagai cara. Dari mulai menggunakan fasilitas website, blog, hingga jejaring social seperti facebook juga dapat digunakan sebagai media untuk menjalankan bisnis online. Salah satu media yang sering digunakan para pemula untuk mencoba bisnis online yaitu dengan menggunakan blog. Kebanyakan orang memilih blog sebagai media bisnis online yang mereka jalankan, karena media blog yang luas memberikan kesempatan bagi pelaku bisnis online untuk mengisi blognya dengan conten yang mendukung usahanya.
    Saat ini peluang bisnis online melalui blog masih terbuka lebar, namun sebagian besar dari masyarakat selalu beranggapan bahwa bisnis online yang berpeluang hanya sebatas bisnis affiliasi, link sales, paid review, atau Adsense saja. Padahal sebenarnya masih banyak bisnis offline yang bisa dikembangkan dengan sistem online melalui blog. Misalnya saja dengan menggunakan blog sebagai toko online, yang menyediakan baju dari toko atau butik offline.
    Berikut kami berikan beberapa tips sukses bisnis online dengan menggunakan blog :

      bisnis online 219x200 Peluang Bisnis Online Melalui Blog

    1. Gunakan ruang kosong pada blog Anda untuk menawarkan produk yang menjual. Misalnya saja berupa produk ebook, video tutorial, atau bisa juga berupa bisnis jasa seperti jasa pembuatan website. Disamping itu Anda juga bisa menawarkan produk offline melalui blog untuk menambah omset penjualan produk.
    2. Gunakan iklan sebagai salah satu peluang memperoleh penghasilan tambahan. Iklan yang ditawarkan bisa berupa iklan link, iklan banner, atau iklan pilihan lainnya. Iklan yang memberikan kemudahan biasanya yaitu iklan program affiliate.
    3. Posting info produk yang ditawarkan blog Anda, biasanya para konsumen akan tertarik dengan suatu produk setelah mereka membaca ulasan atau info produk yang menjelaskan kualitas produk yang ditawarkan.
    4. Cantumkan bukti atau pengalaman dari pelanggan yang puas dengan produk yang kita tawarkan. Testimoni dari para pelanggan, dapat meningkatkan kepercayaan konsumen baru akan produk yang kita tawarkan.
    5. Fokus pada satu minat berdasarkan hobi yang Anda suka. Dengan melakukan hal yang disukai, Anda dapat menikmati bisnis online melalui blog sehingga mampu bertahan menjalankan bisnis tersebut dalam jangka waktu yang lama. Biasanya para pelaku bisnis online tidak bertahan dengan bisnisnya, karena mereka kurang sabar dan tidak menikmati apa yang dikerjakannya.
    6. Menjaga loyalitas konsumen yang telah ada, dengan memberikan segala informasi secara jujur dan pelayanan yang penuh keramahan. Sehingga para konsumen dengan senang hati akan kembali lagi ke blog Anda.

    Dari sebuah blog yang dulu hanya digunakan untuk sharing bersama teman, kini dapat dijadikan sebagai media bisnis yang bisa menghasilkan uang. Sebenarnya semua orang bisa menjalankan bisnis online hanya dengan bermodalkan blog. Yang terpenting adalah kreatifitas untuk selalu memberikan inovasi pada bisnis yang ia jalankan. Salam sukses.

     
  • tituitcom 20.53 on 10 August 2012 Permalink  

    Memang tak perlu diragukan lagi jika bisnis online memberikan passive income secara otomatis 

    kesalahan bisnis online 170x200 Kesalahan Dalam Menjalankan Bisnis OnlineJika pekan lalu kita telah membahas tentang kelebihan bisnis online, pekan ini kami akan mengangkat informasi mengenai kesalahan dalam menjalankan bisnis online. Memang tak perlu diragukan lagi jika bisnis online memberikan passive income secara otomatis bagi para pelaku usahanya. Hal ini ternyata mampu menarik minat masyarakat terhadap bisnis online, karena kebanyakan orang menganggap bisnis online sebagai peluang bisnis murah dan mudah untuk dijalankan.
    Namun anggapan tersebut tidak berlaku lagi ketika kita sudah menjalankan bisnis tersebut, banyak pelaku bisnis online yang gagal dengan bisnisnya dalam hitungan bulan. Kegagalan bisnis online yang dijalankan, biasanya disebabkan kurangnya penanganan website ataupun blog yang digunakan. Walaupun bisnis online dapat dikerjakan dari rumah, tetap saja membutuhkan  penanganan yang tepat, waktu serta biaya yang dapat menunjang perkembangan website maupun blog yang digunakan.
    Sebagian besar kegagalan yang dialami bisnis online, disebabkan oleh kesalahan pelaku usahanya. Berikut tiga kesalahan besar yang sering dilakukan oleh para pemula dalam menjalankan bisnis online miliknya :
    1. Adanya pola pikir awal yang salah.
    Kebanyakan orang yang mencoba bisnis online, pasti tertarik dengan bisnis tersebut karena menginginkan passive income yang dapat diterima secara instan tanpa adanya kerja keras. Pola pikir yang demikian membuat pelaku usaha hanya fokus memikirkan seberapa besar pendapatan yang akan diterimanya dari hasil sistem bisnis online yang digunakan, tanpa adanya kerja keras dan ketekunan dalam  mengembangkan bisnis yang milikinya.
    Untuk menghindari kesalahan tersebut, sebaiknya fokus terlebih dahulu untuk mengembangkan bisnis online yang sedang Anda jalankan, terus lakukan inovasi setiap periodenya. Karena semakin besar bisnis Anda, maka semakin besar pula income yang akan Anda terima.
    2. Tidak memiliki rencana dan tujuan yang jelas
    Kesalahan para pemula bisnis online yaitu mereka hanya memiliki tujuan untuk mendapatkan income besar secara otomatis, tanpa memiliki perencanaan yang matang.
    Sebaiknya rencanakan bisnis online yang akan Anda jalankan, dengan fokus ke satu bidang dan satu kata kunci. Sehingga Anda memiliki perencanaan yang ada sesuai dengan tujuan yang dicitakan. Semakin matang perencanaan yang Anda buat, semakin cepat pula tujuan akhir yang Anda harapkan.
    3. Cepat Menyerah sebelum tujuan tercapai
    ilustrasi bisnis online 250x155 Kesalahan Dalam Menjalankan Bisnis OnlineMenjalankan bisnis online mungkin bukan sekali dua kali Anda akan menemukan kegagalan. Diawal memulai bisnis, Anda mungkin akan merasakan stress karena nilai materi yang telah dikeluarkan belum sesuai dengan income yang diperoleh.
    Dalam keadaan seperti itu sebaiknya Anda selalu mengingat pelaku bisnis online yang sekarang sudah sukses dengan bisnisnya. Bukan hanya sekali mereka gagal, tnamun mereka menggunakan kegagalan yang mereka alami sebelumnya sebagai pembelajaran dan cambukan motivasi untuk memperbaiki sistem yang mereka gunakan sebelumnya. Yakinlah bahwa dulu mereka mengawali bisnisnya dengan keadaan yang sama dengan keadaan Anda.
    Kesalahan dan kegagalan dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi kekurangan – kekurangan yang masih ada dalam bisnis Anda. Semoga dengan informasi bisnis online pekan ini, dapat membantu Anda meraih sukses dengan bisnis online. Salam sukses.

     
  • tituitcom 20.50 on 10 August 2012 Permalink  

    penawaran investasi dalam bentuk bisnis franchise 

    kesalahan franchise 200x127 9 Kesalahan dalam Menjalankan Bisnis FranchiseMunculnya beragam penawaran investasi dalam bentuk bisnis franchise, memudahkan para pemula untuk mulai terjun ke dalam dunia usaha. Dengan berinvestasi pada sebuah franchise, para pemula dapat menjalankan usaha dengan pendampingan dari para franchisor. Kondisi inilah yang membuat berbagai peluang bisnis franchise saat ini makin marak, sehingga para franchisor baru maupun lama saling berlomba menawarkan beragam investasi franchise kepada masyarakat luas yang ingin memulai berbisnis. Meskipun begitu, sebagai pemula yang ingin menekuni bisnis franchise sebaiknya Anda tidak asal memilih investasi bisnis yang ditawarkan. Tak jarang perusahaan-perusahaan yang menyelenggarakan kemitraan membuat beberapa kesalahan dalam menjalankan bisnisnya. Dan akibatnya banyak bisnis franchise yang tumbang ditengah jalan sebelum mencapai kesuksesannya. Karena itu untuk mengantisipasi resiko bisnis yang mungkin muncul dari kesalahan para franchisor, mari kita pelajari bersama 9 kesalahan dalam menjalankan bisnis franchise yang perlu kita hindari.
    Pertama, tidak memiliki dana yang cukup besar untuk mendukung perkembangan bisnis franchisee. Pada kenyataannya tidak semua franchisor memiliki dana segar untuk mengembangkan bisnis mereka. Sehingga pengelolaan dan pertumbuhan bisnis harus terhambat karena kurangnya dana segar, dan pada akhirnya bisnis tersebut hanya akan tenggelam di tengah persaingan bisnis franchise lainnya.
    Kedua, memilih partner bisnis yang salah. Kesalahan yang sering dilakukan para franchisor adalah tidak selektif dalam memilih partner bisnis atau calon franchisee. Sehingga banyak investor yang sama sekali belum mengerti tentang bisnis, dan belum memiliki pengalaman di dunia franchise bergabung dengan sebuah kemitraan. Akibatnya fokus franchisor untuk mengembangkan bisnisnya hanya akan terpecah, dan waktunya hanya tersita untuk mendampingi para mitranya.
    Ketiga, pertumbuhan yang terlalu cepat. Tidak selamanya pertumbuhan bisnis yang terlalu cepat memberikan kesuksesan bagi pelaku usahanya. Bila persiapan kita belum matang dan dukungan manajemen belum bisa maksimal, maka pertumbuhan jumlah franchisee yang semakin besar hanya akan mempersulit posisi Anda sebagai franchisor. Karena masing-masing franchisee membutuhkan pendampingan dan pengontrolan rutin dari franchisornya.
    Keempat, belum memiliki cukup pengalaman di bisnis kemitraan. Tidak hanya calon franchisee saja yang masih belum berpengalaman di bisnis franchise, banyak franchisor baru yang menawarkan kerjasama kemitraan dengan sistem coba-coba. Sehingga kemitraan yang ditawarkan belum siap bersaing dengan franchisor lain dan tidak dapat bertahan lama di tengah persaingan yang ada.
    franchise1 200x110 9 Kesalahan dalam Menjalankan Bisnis FranchiseKelima, pemberian bekal training SDM dan SOP yang belum matang. Para calon franchisee membutuhkan pelatihan SDM dan SOP yang benar-benar matang sebelum mereka menjalankan bisnisnya. Namun pada kenyataannya sampai hari ini masih banyak franchisor yang belum memberikan bekal tersebut secara optimal kepada para franchisee, sehingga kualitas produk yang ditawarkan antar mitra terkadang tidak sama. Dan berpengaruh kurang bagus terhadap citra franchise yang ditawarkan.
    Keenam, menawarkan konsep yang belum terbukti. Kebanyakan franchisor terdorong menyelenggarakan kemitraan untuk mengembangkan bisnisnya dengan waktu yang relatif singkat. Motivasi inilah yang sering membuat franchisor melakukan kesalahan, karena mereka hanya fokus mengembangkan bisnisnya tanpa memikirkan konsep bisnis dengan matang. Sehingga ROI (Return of Investment) yang dijanjikan masih belum bisa dibuktikan oleh para mitranya.
    Ketujuh, franchisee tidak memiliki dukungan dana operasional yang besar. Kebanyakan fanchisee hanya memiliki dana sebesar investasi yang diminta para franchisor, selebihnya mereka menggantungkan segala kebutuhan bisnisnya dari dukungan para franchisor. Pastinya pola seperti ini menjadi salah satu kesalahan besar para pelaku bisnis franchise, karena bagaimanapun juga franchisee memerlukan cadangan dana untuk memenuhi segala kebutuhan operasional bisnisnya.
    Kedelapan, komunikasi yang tidak efektif antara franchisor dan franchisee. Meskipun franchisor sudah mempercayakan bisnisnya untuk dijalankan para mitra, namun sebagai pemilik brand wajib memonitori perkembangan bisnis mitra mereka. Biasanya komunikasi franchisor dan franchisee rutin dilakukan pada awal perjanjian kerjasama, setelah itu franchisor dan franchisee jarang berkomunikasi kembali. Terutama bagi para mitra yang memiliki lokasi cukup jauh dari franchisornya, sehingga masing-masing pihak tidak mengetahui perkembangan informasi terbaru dari bisnis yang dijalankannya.
    Kesembilan, tidak memiliki sistem support ditiap wilayah. Pada dasarnya tidak semua franchisor memiliki sistem support (seperti pemegang master franchise) ditiap-tiap daerah. Jadi para franchisee yang berlokasi cukup jauh dengan franchisornya sering tidak terkontrol dan kesulitan dalam mendapatkan support bisnis. Tidaklah heran bila banyak franchisee yang memutuskan kerjasama di tengah perjalanan, karena mereka tidak mendapatkan bantuan dari franchisor ketika mengalami kendala dalam menjalankan kemitraan.
    Demikian informasi tips bisnis pekan ini yang membahas tentang kesalahan-kesalahan dalam menjalankan bisnis franchise ini dapat membantu para calon franchisor maupun franchisee yang tertarik menekuni bisnis kemitraan. Cermatlah dalam  memilih kemitraan, selamat berkarya dan salam sukses.
     
  • tituitcom 20.46 on 10 August 2012 Permalink  

    Laris manis bisnis kuliner 

    kuliner 200x151 5 Faktor Utama Dalam Menjalankan Bisnis KulinerLaris manis bisnis kuliner memang menyedot perhatian banyak orang. Tidak hanya para konsumen saja yang ingin berlomba-lomba menikmati aneka hidangan lezat yang ditawarkan para pedagang, pelaku usaha makanan pun kini saling bersaing berebut pasar untuk menunjukan perkembangan bisnis yang mereka jalankan.
    Memulai bisnis di bidang kuliner memang mudah, tapi yang harus diperhatikan adalah gulung tikarnya juga tidak kalah mudah, alias cepat juga yang bangkrut setelah membuka usaha. Karena itulah, para pemula atau calon pengusaha sukses di bidang kuliner dituntut untuk lebih jeli memanfaatkan peluang yang ada dan berani berinovasi menghasilkan karya yang berbeda. Hal ini penting karena setiap harinya tingkat persaingan bisnis di bidang tersebut menunjukan peningkatan yang semakin pesat. Jadi, bila Anda tidak menciptakan sesuatu yang hebat, bisa dipastikan bisnis Anda yang akan terancam tamat.
    Nah, untuk membantu para pemula maupun calon pengusaha sukses di bisnis kuliner, berikut ini kami informasikan 5 faktor utama dalam menjalankan bisnis kuliner :
    Pertama, produk makanan yang berkualitas menjadi modal utama bagi Anda untuk memenangkan persaingan bisnis. Pada umumnya kualitas makanan terbagi menjadi dua kelas, yaitu real quality dan perceive quality. Untuk real quality biasanya  lebih mengutamakan cita rasa makanan yang disajikan dan bahan baku yang digunakan. Sedangkan untuk perceive quality, para produsen tidak hanya memperhatikan cita rasa makanan yang dihasilkan tetapi juga memperhitungkan faktor kesehatan bagi para konsumennya.
    kuliner 200x172 5 Faktor Utama Dalam Menjalankan Bisnis KulinerKedua, lokasi usaha menjadi faktor pendukung kesuksesan bisnis Anda. Tak bisa dipungkiri bahwa lokasi usaha yang strategis mempermudah para pengusaha untuk menjaring banyak konsumen. Meskipun begitu, Anda tidak perlu ngoyo (terlalu memaksakan diri) untuk mencari tempat usaha yang dekat dengan jalan raya atau di sebuah mall besar. Sebab, yang dimaksud strategis tidak selamanya harus dekat dengan pusat keramaian. Yang terpenting adalah cari tempat yang memiliki kesesuaian antara makanan yang Anda tawarkan dengan target pasar yang Anda bidik. Misalnya Anda menawarkan burger mini, maka lokasi usaha yang cukup strategis adalah di sekitar sekolah ataupun kampus.
    Ketiga, berusaha membentuk persepsi konsumen. Membentuk persepsi konsumen menjadi salah satu strategi bagi Anda untuk mengenalkan bisnis makanan yang sedang dijalankan. Strategi ini juga membantu Anda untuk menanamkan citra merek atau ciri khas tertentu di hati para konsumen. Jadi, sebisa mungkin berikan pelayanan terbaik bagi para konsumen, ciptakan inovasi baru dalam mengemas produk makanan, serta sajikan menu baru yang belum pernah ada sebelumnya.
    Keempat, jangan ragu untuk mempromosikan bisnis makanan yang Anda jalankan. Faktor keempat ini sering diabaikan para pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya, sehingga tidak heran bila banyak bisnis restoran atau rumah makan yang akhirnya bangkrut dan tutup karena gagal dalam hal pemasaran. Karenanya, mulailah aktif mempromosikan bisnis Anda ke area publik, seperti melalui media online, pemasaran produk dengan brosur, memasang spanduk dan neonbox di depan lokasi usaha, atau mempromosikan bisnis Anda melalui billboard yang terpasang di sepanjang jalan raya.
    Kelima, lengkapilah bisnis Anda dengan standard operational procedur (SOP). Jika bisnis kuliner yang Anda jalankan sudah berkembang besar, maka tidak ada salahnya bila Anda melengkapinya dengan SOP yang baku. Hal ini penting sebelum akhirnya Anda membuka cabang baru atau menawarkan bisnis makanan tersebut sebagai peluang investasi waralaba. Dengan SOP yang jelas, maka bisnis makanan yang dijalankan bisa semakin terarah dan memiliki kualitas pelayanan yang terjaga.
    Setelah membahas beberapa tips bisnis tentang 5 faktor utama dalam menjalankan bisnis kuliner, semoga pembaca bisa semakin mantab untuk segera memulai usaha. Jangan pernah takut untuk mencoba, lihatlah peluang disekitar Anda dan bergeraklah sekarang juga!!! Salam sukses!

     
  • tituitcom 20.43 on 10 August 2012 Permalink  

    peran harga cukup mendominasi dalam proses penjualan 

    menentukan harga 200x150 Faktor Utama Yang Diperhatikan Dalam Menentukan HargaTak bisa kita pungkiri bila peran harga cukup mendominasi dalam proses penjualan. Bahkan bagi sebagian besar masyarakat, besarnya harga barang ataupun jasa yang ditawarkan cukup mempengaruhi keputusan pembelian setiap konsumen. Sehingga tidak heran bila dalam menjalankan bisnis, urusan penetapan harga produk menjadi salah satu hal riskan yang harus diperhatikan para pelaku usaha dengan mempertimbangkan banyak faktor.
    Lalu, kira-kira faktor apa saja yang perlu diperhatikan para pelaku usaha dalam menentukan harga jual produknya?
    Berikut ini sengaja kami informasikan kepada para pembaca mengenai beberapa faktor utama yang perlu diperhatikan para pelaku usaha sebelum menentukan harga jual produk maupun jasa.

    • Tentukan terlebih dahulu besarnya laba yang Anda inginkan

    Dalam menentukan harga jual sebuah produk, kesalahan yang sering dilakukan para pemula yaitu terlalu fokus memikirkan besarnya biaya produksi tanpa memperhatikan seberapa besar laba usaha yang ingin mereka dapatkan. Hal inilah yang terkadang membuat para pemula harus mengalami kerugian cukup besar dalam mengawali sebuah usaha. Karena itu, sebelum menentukan harga jual sebuah produk, pastikan bahwa Anda telah menentukan besarnya laba yang diinginkan, agar kedepannya Anda juga bisa menikmati keuntungan dari bisnis yang Anda jalankan.

    • Menyesuaikan dengan kemampuan konsumen

    Sebelum menetapkan harga jual produk, ada baiknya bila Anda menyesuaikan harga tersebut dengan kemampuan konsumen (target pasar) yang Anda bidik. Bila Anda membidik konsumen kelas bawah, maka pemilihan harga murah menjadi prioritas utama yang perlu Anda perhatikan. Namun bila Anda membidik konsumen kelas atas, mereka cenderung kurang peka terhadap harga produk yang ditawarkan, karena yang menjadi prioritas utama mereka adalah kualitas produk yang Anda tawarkan. Untuk itu, lakukan survey pasar untuk mengamati kemampuan setiap konsumen.

    • Mempertimbangkan biaya produksi

    Selain memikirkan besarnya laba yang diinginkan, Anda juga perlu mempertimbangkan biaya produksi yang dibutuhkan. Dalam hal ini tentunya tidak hanya biaya yang terlihat saja yang perlu Anda hitung, beberapa biaya lain yang tak terlihat seperti biaya sewa tempat, biaya transportasi (bensin), biaya promosi produk (brosur, kartu nama, internet, dll), perlu Anda perhatikan agar hasil kerja keras Anda tidak mendapatkan kerugian semata.

      penentuan harga 200x149 Faktor Utama Yang Diperhatikan Dalam Menentukan Harga

    • Memperhatikan harga jual competitor

    Terkadang kompetitor menjadi alat ukur yang cukup efektif untuk menentukan harga jual produk. Anda bisa membandingkan harga jual produk Anda dengan produk pesaing yang sebanding. Apabila produk yang Anda tawarkan memiliki nilai jual yang lebih tinggi, maka tidak ada salahnya bila Anda memasarkan produk tersebut dengan harga jual yang lebih mahal.

    • Awasi pergerakan harga di pasaran

    Setelah melakukan launching produk ke pasaran, langkah berikutnya yang perlu Anda perhatikan yaitu memonitoring pergerakan harga secara berkelanjutan. Strategi ini penting karena setiap harinya harga bahan baku di pasaran juga mengalami pasang surut perubahan harga. Jadi, sebagai seorang pelaku usaha Anda juga harus jeli melihat perkembangan pasar dan pintar-pintar menyiasati keadaan. Apabila kondisinya memang sudah tidak bisa diakali lagi, maka keputusan untuk menaikan harga jual menjadi salah satu alternatif yang perlu Anda ambil.
    Semoga informasi tips pemasaran bisnis yang mengangkat faktor utama yang diperhatikan dalam menentukan harga ini bisa memberikan manfaat bagi para pembaca dan membantu para pemula yang sedang bingung menentukan harga jual produk-produknya. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses.

     
  • tituitcom 20.40 on 10 August 2012 Permalink  

    Melihat perkembangan toko online 

    toko online 172x200 Kiat Sukses Mengembangkan Toko Online

    Melihat perkembangan toko online yang semakin hari potensinya semakin bersinar, ternyata mendorong sebagian besar masyarakat Indonesia untuk ikut terjun menekuni beragam jenis peluang bisnis di internet. Mereka kira, membuka toko online itu sangatlah sederhana, hanya sebatas membuat sebuah website, mengambil foto produk, menguploadnya di dunia maya, dan menunggu konsumen datang dengan sendirinya.
    Anggapan seperti ini sering muncul di benak masyarakat ketika hendak mengawali bisnis di dunia maya. Tidaklah heran bila sampai hari ini banyak pelaku bisnis toko online di Indonesia yang terpaksa gulung tikar, karena mereka belum memahami seluk-beluk mengelola toko online.
    Nah, untuk membantu para pemula yang masih kesulitan dalam membesarkan toko online. Berikut ini kami informasikan kepada para pembaca mengenai kiat sukses mengembangkan toko online yang perlu Anda perhatikan dengan seksama.
    Pertama, memastikan barang sudah siap dipasarkan. Sebelum memasarkan produk melalui media online, penting bagi Anda untuk memastikan produk tersebut sudah tercatat dengan baik, dan menjaga persediaan barang di gudang Anda. Hal ini penting, agar konsumen tidak kecewa apabila produk yang mereka inginkan ternyata sudah habis terjual. Untuk itu, buatlah kode khusus untuk memudahkan Anda dalam proses pencatatan barang, dan kontol alur keluar masuk barang agar Anda bisa mengetahui secara pasti seberapa banyak barang yang ready stock, dan jenis barang apa saja yang saat ini sudah laku terjual.
    toko online 200x133 Kiat Sukses Mengembangkan Toko OnlineKedua, dukung pemasaran produk dengan konten yang menarik. Ketika memasarkan sebuah produk melalui media internet, dukungan konten memberikan daya tarik tersendiri bagi search engine. Sebab, semakin diatas posisi Anda di search engine (seperti Google, Yahoo, dll), maka semakin besar pula peluang Anda untuk mendatangkan banyak pelanggan. Karenanya, lengkapi produk Anda dengan deskripsi dan spesifikasi produk yang jelas, foto yang menarik, katalog produk yang kreatif, serta tak lupa pula dukung dengan desain toko online yang inovatif.
    Ketiga, aktif berpromosi di berbagai situs online. Meskipun jaringan internet cukup memudahkan para pelaku bisnis online untuk menjalankan kegiatan promosi hingga berbagai belahan negara. Namun, tentu saja Anda harus tetap aktif berpromosi agar toko online Anda dikenal banyak orang. Mulailah dengan mempromosikannya melalui situs gratisan seperti jejaring sosial, forum jual beli online, iklan baris gratisan, atau bisa juga membuat blog gratisan untuk melaunching produk Anda. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan alat promosi berbayar untuk mengoptimalkan pemasaran, misalnya saja dengan bergabung di direktori bisnis premium, memasang iklan berbayar, serta membuat sebuah website berbayar.
    Keempat, tawarkan sistem pemesanan yang cukup mudah. Setiap konsumen pastinya menginginkan proses pemesanan yang tidak terlalu ribet, sehingga mereka bisa mendapatkan produk atau jasa yang Anda tawarkan dengan cukup mudah dan praktis. Oleh sebab itu, buatlah konsep pemesanan yang cukup mudah, seperti mengisi form pembelian dan mengirimkan sejumlah uang tertentu untuk mendapatkan produk atau jasa yang Anda tawarkan secara online.
    Semoga informasi tips bisnis online yang kami angkat pada pekan ini bisa memberikan manfaat bagi para pembaca dan membantu para pemula yang ingin terjun menekuni usaha di dunia maya. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses.

     
  • tituitcom 20.37 on 10 August 2012 Permalink  

    Ketika hendak merintis sebuah usaha 

    Ketika hendak merintis sebuah usaha, terkadang para pemula masih sering bingung untuk memilih model usaha yang paling sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki.
    Karena itu, untuk membantu para pemula menentukan model usaha yang paling tepat, berikut kami informasikan beberapa kategori model usaha yang bisa Anda pilih untuk Anda jalankan berikutnya.
    1. Creator (Memproduksi barang)
    Yang dimaksudkan dengan creator disini adalah memanfaatkan pengetahuan, skill, dan passion yang Anda miliki untuk menciptakan  sebuah produk  yang potensial untuk dipasarkan atau memang dibutuhkan oleh pasar.
    ide bisnis 200x137 Tips Bisnis Memilih Model Usaha Yang TepatContohnya saja seperti memproduksi aneka macam kerajinan bagi Anda yang memiliki skill dan passion di bidang kerajinan. Membuka restoran atau rumah makan bagi Anda yang memiliki hobi dan keahlian memasak. Membuat baju, jilbab, mukena, dan lain sebagainya bagi Anda yang memiliki hobi menjahit, serta masih banyak lagi aneka macam ide bisnis lainnya yang bisa Anda jalankan dengan model usaha tipe creator ini.
    2. Consumer Servis (Memberikan pelayanan jasa bagi konsumen)
    Model usaha yang kedua adalah memberikan pelayanan jasa atau Consumer Service kepada para konsumen (baik konsumen individual maupun kelompok). Contohnya saja seperti peluang bisnis jasa laundry, jasa catering, bisnis bengkel motor maupun mobil, jasa ojek, usaha rental mobil, jasa potong rambut, bimbingan belajar, serta beragam jenis peluang bisnis jasa lainnya yang bisa Anda jalankan sesuai dengan skill yang dimiliki.
    3. Product Sales (Penjualan produk)
    Model Usaha yang ketiga yaitu berperan sebagai pemasar atau distributor barang-barang yang dibutuhkan para konsumen. Biasanya, model bisnis ini banyak dicari para konsumen, karena modal dan resikonya tidak terlalu besar serta keuntungan yang didapatkan juga cukup menjanjikan. Untuk model usaha semacam ini, Anda bisa mencoba melalui bisnis retail, menjadi reseller produk-produk Branded, atau menjadi agen pemasar produk pelaku UKM di sekitar Anda.
    4. Business Servis (Memenuhi kebutuhan pelaku bisnis)
    model usaha 193x200 Tips Bisnis Memilih Model Usaha Yang TepatSelain membidik para end user (konsumen akhir), Anda juga bisa memberikan pelayanan bagi para pelaku bisnis lain. Contohnya saja seperti membuka bisnis sablon plastik (untuk kemasan produk), menjadi konsultan marketing bagi perusahaan-perusahaan besar, trainer bisnis bagi pelaku bisnis atau para pemula, jasa pengiriman barang, jasa pembuatan gerobak usaha, dan lain sebagainya.
    Nah, setelah mengetahui keempat kategori model usaha yang bisa Anda jalankan, kini giliran Anda untuk memilih model usaha yang tepat bagi Anda. Semoga informasi tips bisnis memilih model usaha yang tepat ini bisa memberikan manfaat bagi para pembaca, dan membantu para pemula yang ingin terjun di dunia usaha. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses.

    Sumber gambar :
     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Sunting
o
Show/Hide comments
t
Pergi ke atas
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal