Updates from Agustus, 2012 Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • tituitcom 15.59 on 9 August 2012 Permalink  

    "Hidup Cukup" 

    “Hidup Cukup”      
    Bang Uki telah lebih dari 20 tahun berdagang nasi uduk di pinggir Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Uduk yang sungguh enak. Tiap pagi puluhan orang antre untuk makan di tempat atau dibawa pulang. Paling lama dua jam saja seluruh dagangan Bang Uki-ada empal, telur, semur daging, tempe goreng-ludes habis. Begitu setiap hari, 20 tahun lebih.
    Pertengahan 1980-an, ekonomi Orde Baru tengah menanjak ke puncak ketinggiannya. Bang Uki, dengan ritme stabil batang pohon cabai yang terus berproduksi, belanja pukul satu dini hari, masak mulai pukul dua, berangkat pukul empat, dan seusai subuh telah menggelar barang dagangnya. Tepat jam tujuh pagi, semua tuntas. Pukul sepuluh, ia sudah nongkrong di teras rumah, lengkap dengan kretek, gelas kopi, dan perkutut. “Tinggal nunggu lohor,” tukasnya pendek.
    Berulang kali pertanyaan bahkan desakan untuk membuka kios terbukanya hingga lebih siang sedikit ditolak Bang Uki. “Buat apa?” tukasnya. “Gua udah cukup. Anak udah lulus es te em. Berdua bini gua udah naik haji. Apalagi?” Pernah sekali penulis jumpai ia sedang memasak di rumahnya. Langit di luar masih gelap. Kedua mata Bang Uki terpejam. Tangan- nya lincah mengiris bawang merah. Saya menegur. Tak ada reaksi. “Abah masih tidur,” istrinya balas menegur.
    Kini, 15 tahun kemudian, Bang Uki sudah pensiun. Wajahnya penuh senyum. Hidupnya penuh, tak ada kehilangan. Kami yang kehilangan, masakan sedap khas Betawi. Kami sedikit tak rela. Bang Uki terlihat begitu ikhlasnya. Wajahnya terang saat ia dimandikan untuk kali terakhirnya. Dua jam berdagang, enam jam bekerja, telah mencukupkan hidupnya.
    Dan Bang Uki tidak sendiri. Nyi Omah juga tukang uduk di Pasar Jumat, Pak Haji Edeng tukang soto Pondok Pinang, pun begitu. Tukang pecel di Solo, gudeg di Yogya, nasi jamblang di Cirebon, atau bubur kacang hijau di Bandung, juga demikian. Mereka yang bekerja dan berdagang untuk mencukupi kebutuhan hidup. Jika telah cukup, untuk apa bekerja lebih. Untuk apa hasil, harta atau uang berlebih? “Banyak mudaratnya,” kilah Pak Haji Edeng.
    Mungkin. Apa yang kini jelas adalah perilaku bisnis dan ekonomi tradisional negeri ini ternyata mengajarkan satu moralitas: hidup wajib dicukupi, tetapi haram dilebih-lebihkan. Berkah Tuhan dan kekayaan alam bukan untuk kita keruk seorang. Manusia adalah makhluk sosial. Siapa pun mesti menenggang siapa pun.
    Alternatif kapitalisme
    Moralitas berdagang “Bang Uki” tentu bertentangan dengan apa yang kini menjadi moral dasar perekonomian material- kapitalistik. Di mana prinsip laissez faire atau free will dan free market digunakan tak hanya untuk memberi izin bahkan mendesak setiap orang untuk “mendapatkan sebanyak-banyaknya dengan ongkos sesedikit mungkin”. Satu spirit yang nyaris jadi kebenaran universal dan hampir tak ada daya tolak atau daya koreksinya.
    Dan siapa pun mafhum dengan segera, prinsip dan moralitas ekonomi modern itu bukan hanya melahirkan orang-orang yang sangat kaya, bahkan keterlaluan kayanya (semacam pembeli Ferrari seharga Rp 5 miliar yang mubazir di Jakarta yang macet), tetapi juga sejumlah besar orang yang hingga kini tak bisa menjamin apakah ia dapat makan atau tidak hari ini.
    Moralitas kapitalistik hanya menyediakan satu jalur sosial berupa filantrofisme, yang umumnya hanya berupa “pengorbanan” material yang hampir tiada artinya dibanding kekayaan bersih yang dimilikinya. George Soros, misalnya, dengan kekayaan 11 miliar dollar AS (hampir sepertiga APBN Indonesia), mengeluarkan 400 juta dollar (hanya sekitar 4 persen atau setara dengan bunga deposito) untuk berderma dan menerima simpati global di sekian puluh negara.
    Dan siapa peduli, bagaimana seorang Bill Gates, Rupert Murdoch, Liem Sioe Liong atau Probosutedjo menjadi begitu kayanya. Moralitas dasar kapitalisme di atas adalah dasar “legal” untuk meng- amini kekayaan itu. Betapapun, boleh jadi, harta yang amat berlebih itu diperoleh dari cara-cara kasar, telengas, ilegal bahkan atau-langsung dan tak langsung-dari merebut jatah rezeki orang lain.
    Dan siapa mampu mencegah atau menghentikannya? Pertanyaan lebih praktisnya adalah: Siapa berani? Tak seorang pun. Hingga sensus mutakhir menyatakan adanya peningkatan jumlah harta orang- orang kaya dunia sebanding dengan peningkatan jumlah orang yang papa. Belahan kekayaan ini sudah seperti palung gempa yang begitu dalamnya.
    Lalu di mana Bang Uki? Ia tak ada di belahan mana pun yang tersedia. Ia ada dan memiliki dunianya sendiri. Yang mungkin aneh, alienatif, marginal, tersingkir, luput, apa pun. Namun sesungguhnya, ia adalah sebuah alternatif. Bukan musuh, lawan, atau pendamping kapitalisme. Ia adalah sebuah tawaran yang membuka kemungkinan di tengah kejumudan (tepatnya ketidakadilan) tata ekonomi dunia saat ini.
    Ekonomi cukup
    Prinsip “hidup yang cukup” Bang Uki adalah landasan bagi sebuah “ekonomi cukup”, di mana manusia tidak lagi mengeksploitasi diri (nafsu)-nya sendiri, juga lingkungan hidup sekitarnya. Ia mengeksplorasi potensi terbaiknya untuk memenuhi keperluan manusia, sebatas Tuhan-yang mereka percaya-menganjurkan atau membatasinya.
    Bagaimana “cukup” itu didefinisi atau dibatasi, tak ada-bahkan tak perlu-ukuran dan standar. Seorang pengusaha dan profesional dapat mengukurnya sendiri dengan jujur: batas “cukup” bagi dirinya. Jika bagi dia dengan keluarga beranak dua, pembantu dua, tukang kebun, satpam atau lainnya, merasa cukup dengan sebuah rumah indah, dua kendaraan kelas menengah, mengapa ia harus meraih lebih? Mengapa ia harus melipatgandakannya?
    Apalagi jika usaha tersebut harus melanggar prinsip hidup, nilai agama, tradisi dan hal-hal lain yang semula ia junjung tinggi? Andaikan, sesungguhnya ia mampu menghasilkan puluhan miliar tabungan, sekian rumah mewah peristirahatan bahkan jet pribadi, dapat dipastikan hal itu hanya akan menjadi beban. Bukan melulu saat ia berupaya meraih, tetapi juga saat mempertahankannya.
    Bila pengusaha tersebut berhasil men- “cukup”-kan dirinya, secara langsung ia telah mengikhlaskan kekayaan lebih yang tidak diperolehnya (walau ia mampu) untuk menjadi rezeki orang lain. Ini sudah sebuah tindak sosial. Dan tindak tersebut akan bernilai lebih jika “kemampuan lebihnya” itu ia daya gunakan untuk membantu usaha atau sukses orang lain. Sambil menularkan prinsip “ekonomi cukup”, ia akan merasakan “sukses” atau kemenangan hidup yang bernuansa lain jika ia berhasil membantu sukses lain orang dan tak memungut serupiah pun uang jasa.
    Maka, secara langsung satu proses pemerataan demi kesejahteraan bersama pun telah berlangsung. Palung atau sen- jang kekayaan pun menipis. Kesempatan meraih hidup yang baik dapat dirasakan semua pihak. Pemerintah dapat bekerja lebih efektif tanpa gangguan-gangguan luar biasa dari konflik-konflik yang muncul akibat ketidakadilan ekonomi.
    Dan seorang pejabat, hingga presiden sekalipun, dapat pula mendefinisikan “cukup” baginya: jika seluruh kebutuhan hidupku, hingga biaya listrik, gaji pembantu hingga pesiar telah ditanggung negara, buat apalagi gaji besar kuminta? Moralitas seperti ini adalah sebuah revolusi. Dan revolusi membutuhkan keberanian, kekuatan hati serta perjuangan tak henti.
    Maka, “cukuplah cukup”. Kita sederhanakan sebagai prinsip hidup/ekonomi yang “sederhana”. Kian sederhana, maka kian cukup kian sejahteralah kita. Ukurannya? Yang paling sederhana, usul saya: semakin tinggi senjang jumlah konsumsi dibanding jumlah produksi kita sehari-hari, makin sederhana, makin cukup dan sejahteralah kita.
    Jika Anda mampu membeli Ferrari, mengapa tak mengonsumsi Mercedes seri E saja, atau Camry lebih baik, atau Kijang pun juga bisa. Dan dana lebih, bisa Anda gunakan untuk tindak-tindak sosial, untuk membuat harta Anda bersih, aman, dan hidup pun nyaman penuh senyuman.
    Beranikah Anda? Berani kita? Tak usah berlebih, kita cukupkan saja.
    ——–
    Radhar Panca Dahana Sastrawan 
    Iklan
     
  • tituitcom 22.53 on 8 August 2012 Permalink  

    Potensi Limbah Cair Industri Tahu Sebagai Sumber Energi Alternatif Biogas 

    Biogas dikenal sebagai gas rawa atau lumpur dan bisa digunakan sebagai bahan bakar. Biogas adalah gas mudah terbakar yang dihasilkan dari proses fermentasi bahan-bahan organik oleh bakteri-bakteri anaerob.
    Biogas dikenal sebagai gas rawa atau lumpur dan bisa digunakan
    sebagai bahan bakar. Biogas adalah gas mudah terbakar yang dihasilkan
    dari proses fermentasi bahan-bahan organik oleh bakteri-bakteri
    anaerob. Pada umumnya semua jenis bahan organik bisa diproses untuk
    menghasilkan biogas (Anonim, 2005).
    Whey merupakan bagian limbah cair tahu yang paling berbahaya.
    Pengolahan  limbah  cair  tahu  secara  anaerobik  memungkinkan  konversi
    whey menjadi  biogas  karena  whey mengandung  bahan  organik  cukup
    tinggi  sebagaimana  yang  ditunjukkan  oleh  nilai  CODnya.  Pembentukan
    biogas terjadi  selama proses fermentasi berjalan (Setiawan, 2005).
    Pembuatan dan penggunaan biogas di Indonesia mulai digalakkan
    pada awal tahun 1970-an dengan tujuan memanfaatkan buangan atau sisa
    yang  berlimpah  dari  benda  yang  tidak  bermanfaat  menjadi  yang
    bermanfaat,  serta mencari  sumber  energi  lain  di  luar  kayu  bakar  dan
    minyak  tanah.  Pembuatan  biogas  bisa  dengan  drum  bekas  yang  masih kuat atau sengaja dibuat dalam bentuk bejana dari tembok atau bahan-
    bahan lainnya (Suriawiria, 2005).
    Biogas dipergunakan dengan cara yang sama seperti penggunaan
    gas  lainnya yang mudah terbakar dengan mencampurnya dengan oksigen
    (O2). Untuk mendapatkan hasil pembakaran yang optimal perlu dilakukan
    proses pemurnian/penyaringan karena biogas mengandung beberapa gas
    lain yang tidak menguntungkan (Anonim, 2005).
    Biogas  dapat  digunakan  untuk  kepentingan  penerangan  dan
    memasak. Lampu atau kompor yang sudah umum dan biasa dipergunakan
    untuk  gas  lain  selain  biogas  tidak  cocok  untuk  pemakaian  biogas,
    sehingga  memerlukan  penyesuaian  karena  bentuk  dan  sifat  biogas
    berbeda  dengan  bentuk  dan  sifat  gas  lain  yang  sudah  umum.  Pusat
    Teknologi Pembangunan (PTP) ITB telah sejak lama membuat lampu atau
    kompor  yang  dapat  menggunakan  biogas,  yang  asalnya  dari  lampu
    petromak atau  kompor  yang  sudah  ada.  Kompor  biogas  tersebut
    tersusun  dari  rangka,  pembakar,  spuyer,  cincin  penjepit  spuyer  dan
    cincin  pengatur  udara,  yang  kalau  sudah  diatur  akan  mempunyai
    spesifikasi  temperatur  nyala  api  dapat mencapai  560°C  dengan  warna nyala  biru  muda  pada  malam  hari,  dan  laju  pemakaian  biogas  350
    liter/jam.  (Suriawiria, 2005).
    Gas metan mempunyai  nilai  kalor  antara  590  – 700  K.cal/m3.
    Sumber  kalor  lain  dari  biogas  adalah  dari  H2 serta  CO  dalam  jumlah
    kecil, sedang karbon dioksida dan gas nitrogen tak berkontribusi dalam
    soal  nilai  panas.  Nilai  kalor  biogas  lebih  besar  dari  sumber  energi
    lainnya,  seperti  coalgas  (586  K.cal/m3)  ataupun  watergas  (302
    K.cal/m3). Nilai  kalor  biogas  lebih  kecil  dari  gas  alam  (967  K.cal/m3).
    Setiap kubik biogas setara dengan 0,5 kg gas alam cair (liquid petroleum
    gases/LPG),  0,5  L  bensin  dan  0,5  L  minyak  diesel.  Biogas  sanggup
    membangkitkan tenaga  listrik  sebesar 1,25 – 1,50 kilo watt hour  (kwh)
    (Setiawan,2005).
    Biogas merupakan  gas  yang  tidak  berwarna,  tidak  berbau  dan
    sangat  tinggi  dan  cepat  daya  nyalanya,  sehingga  sejak  biogas  berada
    pada  bejana  pembuatan  sampai  penggunaannya  untuk  penerangan
    ataupun  memasak,  harus  selalu  dihindarkan  dari  api  yang  dapat
    menyebabkan kebakaran atau ledakan (Suriawiria, 2005).
    Pembuatan biogas dimulai dengan memasukkan bahan organik ke
    dalam digester,  sehingga bakteri anaerob membusukkan bahan organiktersebut dan menghasilkan gas  yang disebut biogas. Biogas  yang  telah
    terkumpul di dalam digester dialirkan melalui pipa penyalur gas menuju
    tangki penyimpan gas  atau langsung ke lokasi penggunaannya, misalnya
    kompor. Biogas dapat dipergunakan dengan cara yang sama seperti cara
    penggunaan gas  lainnya yang  mudah terbakar.  Pembakaran  biogas
    dilakukan dengan mencampurnya dengan oksigen (O2). Untuk
    mendapatkan hasil pembakaran yang  optimal  perlu dilakukan proses
    pemurnian/penyaringan karena biogas  mengandung beberapa gas  lain
    yang  tidak menguntungkan. Keuntungan lain yang  diperoleh adalah
    dihasilkannya lumpur yang dapat digunakan sebagai pupuk. Faktor-faktor
    yang mempengaruhi produktivitas sistem biogas antara  lain jenis bahan
    organik yang  diproses, temperatur digester,  ruangan tertutup atau
    kedap udara, pH, tekanan udara serta kelembaban udara. Komposisi gas
    yang terdapat di dalam biogas adalah 40-70 % metana (CH4), 30-60 %
    karbondioksida (CO2)  serta sedikit hidrogen (H2) dan hidrogen sulfida
    (H2S)  (Anonim,2005).
    Dari proses fermentasi dihasilkan campuran biogas yang terdiri
    atas,  metana  (CH4), karbon  dioksida,  hidrogen,  nitrogen  dan  gas  lain
    seperti H2S. Metana  yang dikandung  biogas  ini  jumlahnya  antara  54  –70%,  sedang  karbon  dioksidanya antara 27  – 43%.  Gas-gas  lainnya
    memiliki persentase hanya sedikit saja (Setiawan, 2005).
     
  • tituitcom 22.43 on 8 August 2012 Permalink  

    Mikrobia dalam Pengolahan Limbah Cair Tahu 

    Mikrobia  merupakan  salah  satu  faktor  kunci  yang ikut menentukan  berhasil  tidaknya  suatu  proses  penanganan  limbah  cair organik secara biologi
    Mikrobia  merupakan  salah  satu  faktor  kunci  yang ikut
    menentukan  berhasil  tidaknya  suatu  proses  penanganan  limbah  cair
    organik secara biologi. Keberadaanya sangat diperlukan untuk berbagai
    tahapan dalam perombakan bahan organik.
    Marchaim  (1992)  menyatakan  bahwa  efektifitas  biodegradasi
    limbah  organik menjadi metana membutuhkan  aktifitas metabolik  yang
    terkoordinasi  dari  populasi  mikrobia  yang  berbeda-beda.  Populasi
    mikroba  dalam  jumlah  dan  kondisi  fisiologis  yang  siap  diinokulasikan
    pada media fermentasi disebut sebagai starter.
    Bakteri, suatu grup prokariotik, adalah organisme yang mendapat
    perhatian  utama  baik  dalam  air  maupun  dalam  penanganan  air  limbah
    (Jenie dan Winiati, 1993). Jadi,  dalam proses anaerobik, mikrobia yang
    digunakan  berasal  dari  golongan  bakteri.  Bakteri  yang  bersifat
    fakultatif  anaerob  yaitu  bakteri  yang mampu  berfungsi  dalam  kondisi
    aerobik  maupun  anaerobik.  Bakteri-bakteri  tersebut  dominan  dalam
    proses penanganan limbah cair baik secara aerobik ataupun anaerobik.Marchaim  (1992)  menyatakan  bahwa  digesti  atau  pencernaan
    bahan  organik  yang  efektif membutuhkan  kombinasi metabolisme  dari
    berbagai jenis bakteri anaerobik.
    Beberapa  jamur  (fungi)  dan  protozoa  dapat  ditemukan  dalam
    penguraian  anaerobik,  tetapi  bakteri  merupakan  mikroorganisme  yang
    paling dominan bekerja didalam proses penguraian anaerobik. Sejumlah
    besar  bakteri  anaerobik  dan  fakultatif  yang  terlibat  dalam  proses
    hidrolisis  dan  fermentasi  senyawa  organik  antara  lain  adalah
    Bacteroides,  Bifidobacterium,  Clostridium,  Lactobacillus,
    Streptococcus.  Bakteri  asidogenik  (pembentuk asam)  seperti
    Clostridium, bakteri  asetogenik  (bakteri  yang memproduksi  asetat dan
    H2)  seperti  Syntrobacter  wolinii  dan  Syntrophomonas  wolfei  (Said,
    2006)
    Bakteri  metana  yang  telah  berhasil  diidentifikasi  terdiri  dari
    empat genus  (Jenie dan Rahayu, 1993) :
    1. Bakteri  bentuk  batang  dan  tidak  membentuk  spora  dinamakan
    Methanobacterium.
    2. Bakteri  bentuk  batang  dan  membentuk  spora  adalah
    Methanobacillus.3. Bakteri bentuk kokus yaitu Methanococcus atau kelompok koki yang
    membagi diri.
    4. Bakteri bentuk sarcina pada sudut 90O dan tumbuh dalam kotak yang
    terdiri dari 8 sel yaitu Methanosarcina.
    Bakteri  metanogen  melaksanakan  peranan  penting  pada  digesti
    anaerob  karena  mengendalikan  tingkat  degradasi  bahan  organik  dan
    mengatur  aliran  karbon  dan  elektron  dengan  menghilangkan  metabolit
    perantara  yang  beracun  dan meningkatkan  efisiensi  termodinamik  dari
    metabolisme perantara antar spesies.
    Soetarto  et  all. (1999)  menyatakan  bahwa  bakteri  metanogen
    merupakan  obligat  anaerob  yang  tidak  bisa  tumbuh  pada  keadaan  yang
    terdapat  oksigennya  dan  menghasilkan  metan  dari  oksidasi  hidrogen
    atau senyawa organik sederhana seperti asetat dan metanol serta tidak
    dapat menggunakan karbohidrat, protein, dan substrat komplek organik
    yang  lain.  Bakteri  penghasil  metan  bersifat  gram  variabel,  anaerob,
    dapat mengubah CO2 menjadi metan, dinding selnya mengandung protein
    tetapi  tidak  mempunyai  peptidoglikan.  Bakteri  ini  merupakan  mikrobia
    Archaebacteria yang merupakan jasad renik prokariotik yang habitatnya
    sangat ekstrim. Archaebacteria  adalah kelompok prokariot yang sangat berbeda dari eubacteria. Dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan
    (murein),  tidak  sensitif  terhadap  kloramfemikol.  Pada
    Methanobacterium  sp.,  dinding  selnya  mengandung  materi  seperti
    peptidoglikan  yang  disebut  pseudopeptidoglikan  atau  pseudomurein
    tersusun dari N asetil glukosamin dan asam N asetil talosaminuronat (2
    gula  amino).  Asam  amino  yang  ada  semuanya  bentuk  L  (pada
    peptidoglikan  bentuk D). Dinding  sel  Archaebacteria  tahan  terhadap
    lisosim. Methanosarcina sp. mengandung dinding sel tebal galaktosamin,
    asam  glukuronat,  dan  glukosa.  Dinding  sel  Methanococcus  dan
    Methanomicrobium  mengandung protein dan kekurangan karbohidrat.
    Dwidjoseputro  (1998)  menyatakan  bahwa  ciri  genus
    Methanobacterium  adalah  anaerob,  autotrof/heterotrof,  dan
    menghasilkan gas metan. Bakteri autotrof  (seringkali dibedakan antara
    kemoautotrof  dan  fotoautotrof)  dapat  hidup  dari  zat-zat  anorganik.
    Bakteri heterotrof membutuhkan zat organik untuk kehidupannya.
    Substrat yang digunakan oleh bakteri metanogen berupa  karbon
    dengan sumber energi berupa H2/CO2, format, metanol, metilamin, CO,
    dan  asetat.  Kebanyakan  metanogen  dapat  tumbuh  pada  H2/CO2, akan
    tetapi  beberapa  spesies  tidak  dapat  memetabolisme  H2/CO2.  Nutrisi yang dibutuhkan oleh metanogen bervariasi dari yang sederhana sampai
    yang  kompleks.  Berkaitan  dengan  asimilasi  karbon,  ada  yang  berupa
    metanogen  autotrof  dan  heterotrof.  Di  habitat  aslinya,  bakteri
    metanogen  terantung dari  bakteri  lain  yang menyuplai  nutrien  esensial
    seperti  sisa  mineral,  vitamin,  asetat,  asam  amino,  atau  faktor-faktor
    tumbuh lainnya (Main and Smith, 1981).
    Bakteri  yang  berperan  dalam  penguraian  limbah  organik  secara
    alami  tumbuh  secara  lambat  sehingga  diperlukan  penambahan  inokulasi
    pengurai limbah. Salah satu merk dagang inokulum yang biasa digunakan
    adalah  Bio2000.  Kemasan  Bio2000  mendiskripsikan  bahwa  Bio2000
    merupakan  serbuk  pengurai  limbah  organik  yang  didalamnya  terdapat
    bakteri dan bahan-bahan alami yang dapat menghasilkan bifido bacteria
    (bakteri  yang  menguntungkan)  sehingga mampu  memacu  penguraian
    limbah organik  lebih cepat. Komposisi Bio2000 adalah air  (3 %), % abu
    (72,46),  protein  kasar  (3,57 %  ),  lemak  kasar  (  0,27 %),  serat  kasar
    (9,37), kalsium (19,12 %), fosfor (0,1 %), dan lain-lain (11,33 %). Bakteri
    yang diinokulasikan adalah bakteri amilolitik (35,43 %), selulotik ( 26,64
    %), proteolitik (20,84 %), dan lipolitik (17,13 %).
     
  • tituitcom 22.37 on 8 August 2012 Permalink  

    Proses Transformasi Bahan Organik 


    Pengolahan  limbah  secara  anaerobik  mengakibatkan  terjadinya
    transformasi makromolekul bahan organik menjadi molekul-molekul yang
    lebih sederhana. Menurut Lettinga (1994), terdapat empat tahap proses
    transformasi bahan organik pada sistem anaerobik, yaitu :
    1. Hidrolisis
    Pada  tahapan  hidrolisis,  mikrobia  hidrolitik  mendegradasi
    senyawa  organik  kompleks  yang  berupa  polimer  menjadi
    monomernya  yang  berupa  senyawa  tak  terlarut  dengan  berat
    molekul  yang  lebih  ringan.  Lipida  berubah menjadi  asam  lemak 

    rantai panjang dan gliserin, polisakarida menjadi gula (mono dan
    disakarida),  protein  menjadi  asam  amino  dan  asam  nukleat
    menjadi  purin  dan  pirimidin.  Konversi  lipid  berlangsung  lambat
    pada  suhu  dibawah  20
    OC.  Proses  hidrolisis  membutuhkan
    mediasi  exo-enzim  yang  dieksresi  oleh  bakteri  fermentatif  .
    Hidrolisis molekul komplek dikatalisasi oleh enzim ekstra seluler
    seperti  sellulase,  protease,  dan  lipase.  Walaupun  demikian
    proses  penguraian  anaerobik  sangat  lambat  dan  menjadi
    terbatas  dalam  penguraian  limbah  sellulolitik  yang mengandung
    lignin (Said, 2006).
    2. Asidogenesis.
    Monomer-monomer  hasil  hidrolisis  dikonversi menjadi  senyawa
    organik  sederhana  seperti  asam  lemak  volatil,  alkohol,  asam
    laktat,  senyawa  mineral  seperti  karbondioksida,  hidrogen,
    amoniak,  dan  gas  hidrogen  sulfida.  Tahap  ini  dilakukan  oleh
    berbagai kelompok bakteri, mayoritasnya adalah bakteri obligat
    anaerob  dan sebagian yang lain bakteri anaerob fakultatif.
    3. Asetogenesis
    Hasil asidogenesis dikonversi menjadi hasil  akhir bagi produksi
    metana  berupa  asetat,  hidrogen,  dan  karbondioksida.  Sekitar
    70  %  dari  COD  semula  diubah  menjadi  asam  asetat.
    Pembentukan  asam  asetat  kadang-kadang  disertai  dengan
    pembentukan karbondioksida atau hidrogen, tergantung kondisi
    oksidasi dari bahan organik aslinya.
    Etanol, asam propionat, dan asam butirat dirubah menjadi asam
    asetat  oleh  bakteri  asetogenik  dengan  reaksi  seperti  berikut
    (Said, 2006) :
    CH3CH2OH + CO2  CH3COOH + 2H2            …….. (pers. 1)
    Etanol                       Asam Asetat
    CH3CH2COOH + 2H2O  CH3COOH + CO2 + 3H2    …….. (pers. 2)
    Asam Propionat             Asam Asetat
    CH3CH2CH2COOH + 2H2O  2CH3COOH + 2H2     ……… (pers. 3)
    Asam Butirat                 Asam Asetat
    4. Metanogenesis.
    Pada  tahap  metanogenesis,  terbentuk  metana  dan
    karbondioksida. Metana dihasilkan dari asetat atau dari reduksi
    karbondioksida  oleh  bakteri  asetotropik  dan  hidrogenotropik
    dengan menggunakan hidrogen.
    Tiga  tahap  pertama  di  atas  disebut  sebagai  fermentasi  asam
    sedangkan tahap keempat disebut fermentasi metanogenik (Lettinga, et
    all,  1994).  Tahap  asetogenesis    terkadang  ditulis  sebagai  bagian  dari
    tahap asidogenesis.
    Fermentasi  asam  cenderung  menyebabkan  penurunan  pH  karena
    adanya  produksi  asam  lemak  volatil  dan  intermediet-intermediet  lain
    yang memisahkan  dan memproduksi  proton. Metanogenesis  hanya  akan
    berkembang  dengan  baik  pada  kondisi  pH  netral  sehingga
    ketidakstabilan  mungkin  muncul  sehingga  aktivitas  metanogen  dapat
    berkurang.  Kondisi  ini  biasa  disebut  souring (pengasaman)  (Lettinga,
    1994).
    Berbagai studi tentang digesti anerobik pada berbagai ekosistem
    menunjukkan bahwa 70 %  atau  lebih metana yang  terbentuk diperoleh
    dari  asetat  (pers.  1).  Jadi  asetat  merupakan  intermediet  kunci  pada seluruh  fermentasi  pada  berbagai  ekosistem  tersebut  (Main  et  al.
    1977).    Hanya  sekitar  33  %  bahan  organik  yang  dikonversi  menjadi
    metana melalui  jalur hidrogenotropik dari reduksi CO2 menggunakan H2
    (pers. 2) (Marchaim,1992).
    Reaksi  kimia  pembentukan  metan  dari  asam  asetat  dan  reduksi
    CO2 dapat dilihat pada persamaan reaksi berikut :
    Asetotropik metanogenesis :
    CH3COOH  CH4 + CO2  …………………………………. (pers. 1)
    Hidrogenotropik metanogenesis :
    4H2 + CO2  CH4 + H2O …………………………………. (pers. 2)
    Henzen  and  Harremoe  (1983)  dalam  Lettinga  et  all (1994)
    menyatakan bahwa bakteri yang memproduksi metana dari hidrogen dan
    karbondioksida  tumbuh  lebih  cepat  daripada  yang  menggunakan  asam
    asetat. Kecepatan  penguraian  biopolimer,  tidak  hanya  tergantung  pada
    jumlah jenis bakteri yang ada dalam reaktor, akan tetapi juga efisiensi
    dalam mengubah substrat dengan kondisi-kondisi waktu tinggal substrat
    di dalam  reaktor, kecepatan  alir  efluen,  temperatur dan pH  yang yang
    terjadi  di  dalam  bioreaktor.  Bilamana  substrat yang  mudah  larut
    dominan, reaksi kecepatan terbatas akan cenderung membentuk metana
    dari asam asetat dan dari asam lemak dengan kondisi stabil atau steady 
    state. Faktor  lain  yang mempengaruhi proses  antara  lain waktu  tinggal
    atau lamanya substrat berada dalam suatu reaktor sebelum dikeluarkan
    sebagai  sebagai  supernatan  atau  digested  sludge (efluen). 
    Minimum waktu tinggal harus lebih besar dari waktu generasi metan sendiri, agar
    mikroorganisme  didalam  reaktor  tidak  keluar  dari  reaktor  atau  yang
    dikenal dengan istilah wash out (Indriyati, 2005).
    Mikroba  yang  bekerja  butuh  makanan  yang  terdiri  atas
    karbohidrat, lemak, protein, fosfor dan unsur-unsur mikro. Lewat siklus
    biokimia,  nutrisi  diuraikan  dan  dihasilkan  energi  untuk  tumbuh.  Dari
    proses pencernaan anaerobik  ini akan dihasilkan gas metan. Bila  unsur-
    unsur  dalam  makanan  tak  berada  dalam  kondisi  yang  seimbang  atau
    kurang,  bisa  dipastikan  produksi  enzim  untuk  menguraikan  molekul
    karbon  komplek  oleh  mikroba  akan  terhambat.  Pertumbuhan  mikroba
    yang  optimum  biasanya  membutuhkan  perbandingan  unsur  C  :  N  :  P
    sebesar  150  :  55  :  1  (Jenie  dan  Winiati,  1993).  Namun,  aktivitas
    metabolisme dari bakteri metanogenik akan optimal pada nilai rasio C/N
    sekitar 8-20 (Anonim, 2005).
    Ada  beberapa  senyawa  yang  bisa  menghambat  (proses)
    penguraian dalam  suatu  unit biogas  saat menyiapkan bahan baku  untuk
    produksi  biogas,  seperti  antiobiotik,  desinfektan  dan  logam  berat
    (Setiawan, 2005).

     
  • tituitcom 22.36 on 5 August 2012 Permalink  

    Resep Kering Tempe 

    Bahan:

    500 g tempe yang bagus kualitasnya
    minyak goreng
    3 buah cabai merah besar, buang bijinya, iris serong tipis, goreng
    kering
    3 sdm bawang merah goreng
    1 sdm bawang putih goreng
    1 cm lengkuas
    2 lembar daun salam
    Bumbu:
    100 g gula pasir
    25 g gula Jawa, sisir
    75 ml air
    1 sdt garam
    1 sdt air jeruk nipis

    Cara membuat:

    · Potong-potong tempe sebesar korek api batang.
    · Goreng dalam minyak panas hingga kuning dan kering. Angkat
    dan tiriskan.
    · Jerangkan bumbu, lengkuas, dan daun salam hingga mendidih dan
    agak kental.
    · Masukkan tempe, cabai merah, bawang merah, dan bawang putih.
    Aduk hingga tercampur rata. Angkat dan dinginkan.
    · Simpan dalam wadah bertutup dan kering.
    Untuk 400 gram

     
  • tituitcom 21.46 on 5 August 2012 Permalink  

    Tahu Acar Ayam 

    Kalau bosan dengan olahan tahu yang biasa, cobalah padukan tahu
    dengan ayam yang berbumbu asam manis. Tambahkan sedikit
    sayuran dan saus cabai agar rasanya lebih mantap dan sedikit
    menggigit.

    Bahan:

    300 g tahu sutera, tiriskan
    minyak goreng
    Acar Ayam:
    1 sdm minyak sayur
    2 siung bawang putih, cincang halus
    3 butir bawang merah, cincang halus
    200 g daging ayam rebus, suwir kasar
    100 ml air
    1 sdm kecap asin
    2 sdm saus cabai botolan
    1 sdm air jeruk nipis
    ½ sdt merica bubuk
    1 sdt garam
    5 batang kucai, potong kasar
    1 sdt biji wijen

    Cara membuat:

    · Potong tahu sutera. Goreng dalam minyak panas dan banyak
    hingga kecokelatan. Tiriskan.
    · Acar Ayam: Tumis bawang merah dan bawang putih hingga
    harum.
    · Masukkan air, ayam dan bumbu lainnya. Aduk hingga rata dan air
    hampir habis.
    · Masukkan kucai dan wijen. Aduk rata. Angkat.
    · Taruh tahu di piring saji. Tuangkan acara ayam di atasnya.
    · Sajikan segera.
    Untuk 4 orang

     
  • tituitcom 18.28 on 4 August 2012 Permalink  

    Pentingnya Asuransi Pengiriman Untuk Mencegah Penipuan 

    Pentingnya Asuransi Pengiriman Untuk Mencegah Penipuan

    jasa kurir pengiriman barangSudah bukan rahasia lagi kalau transaksi di internet memang rawan dan berpotensi untuk aksi penipuan. Bahkan tidak jarang kasus penipuan terjadi dengan tersamarkan sedemikian rupa sehingga pihak penipu berani ngotot / membuat konflik dengan pihak yang ditipu. Skenario luar biasa dari pihak penipu telah menimbulkan kebingungan di pihak yang melerai.
    Salah satu kasus yang terjadi adalah kasus dimana ketika barang yang dikirimkan penjual tidak sesuai / berbeda dengan barang yang diminta pembeli. Contoh kronologis kasusnya seperti ini:
    Penjual menawarkan produk ponsel Blackberry yang diklaim asli / original dengan garansi resmi. Produk tersebut diminati salah seorang pembeli, dan terjadilah transaksi jual beli. Setelah barang tiba, ternyata produk yang dikirim bukan barang asli original, melainkan hanya replika.
    Pembeli pun melancarkan protes kepada penjual, dan tanggapan penjual adalah menuduh balik pembeli yang telah menukar barangnya ketika tiba di tangan pembeli.

    Disini kasusnya menjadi rumit karena:

    • Tidak ada bukti otentik berupa foto dari kedua belah pihak misalnya (ketika akan dikirim dan ketika diterima).
    • Tidak ada saksi dari pihak kurir (pembeli tidak membuka paketnya dihadapan kurir)
    • Tidak ada asuransi pengiriman, sehingga pihak kurir tidak mengecek isi paket yang dikirimkan.
    Mengapa asuransi pengiriman perlu? Karena dengan asuransi pengiriman maka barang yang dikirim tidak hanya diasuransikan kerusakannya, namun juga akan diperiksa dahulu sebelum dikirimkan apakah detail barang sama dengan yang tertera di keterangan yang diberikan pengirim.

    Dari semua kendala diatas maka dapat didapat usaha – usaha yang bersifat preventif yang seharusnya dilakukan pada transaksi yang dinilai beresiko berdasarkan pengamatan awal.
    Penjual

    • Mengirimkan barang dengan asuransi pengiriman, sehingga otentifikasi barang dapat dilakukan pihak kurir.
    • Mengambil gambar / foto ketika melakukan pengiriman sebagai bukti.
    • Mencatat nama petugas kurir apabila suatu saat nanti diperlukan sebagai saksi

    Pembeli

    • Pastikan keberadaan toko penjual dan identitas lainnya.
    • Gunakan jasa perantara transaksi jika diperlukan.
    • Bukalah barang yang dikirim dari penjual dihadapan petugas kurir.
    • Ambil foto dari barang tersebut ketika membukanya.
    • Segera lakukan komplain apabila barang tidak sesuai.

    Transaksi yang aman dan nyaman akan menciptakan lingkungan usaha yang kondusif. Kami dari Webcipta menyediakan jasa perantara transaksi bagi klien toko online Kami.

     http://www.webcipta.com/arsip/pentingnya-asuransi-pengiriman-untuk-mencegah-penipuan-di-internet

     
  • tituitcom 18.21 on 4 August 2012 Permalink  

    Transaksi yang rawan penipuan di Internet 

    Transaksi yang rawan penipuan di Internet

    Sejalan dengan perkembangan teknologi, terutama teknologi selular dan Internet yang semakin memudahkan dalam kehidupan kita sehari-hari, ternyata juga dimanfaatkan oleh orang-orang yang memiliki niat jahat dan menggunakan teknologi selular dan Internet dalam mewujudkan niatnya.

    Untuk hal ini, kita tidak bisa mengandalkan Polisi untuk melakukan penertiban dan penangkapan bagi penipu-penipu ini (walau tetap berharap polisi dapat melakukannya lebih intensif). Untuk menyiasati ini, kita dapat meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian dalam melakukan transaksi di Internet.
    Sebagai blogger yang perduli dengan keamanan di Internet, berikut disampaikan hal-hal yang perlu diwaspadai ketika melakukan transaksi di Internet :

    1. Jenis Transaksi

      • Perangkat Handphone, Elektronik dan Komputer, terutama penjual yang menjual baragnya 70% dari harga yang dipasaran,
      • Tiket Konser secara online, biasanya penipu melakukan penipuannya melalui sms yang merujuk ke alamat situs palsu di Internet, seperti http://showmaxx.weebly.com/ yang merupakan situs penipu untuk konser Super Junior, seharusnya website yang benar. dan disediakan oleh penyelenggarannya adalah : http://www.showmaxxent.com/
      • Tiket Penerbangan dengan iming-iming harga murah atau promo

     2. Kota Penjual

      • Batam, biasanya penjual mengaku jual perangkat hp, elektronik dan komputer, dengan alamat di kompleks pertokoan/Mall Nagoya, Sebagai informasi tambahan, Batam saat ini sudah bukan merupakan pelabuhan bebas lagi, jadi harga-harga perangkat elektronik tidak akan jauh lebih murah dari tempat-tempat lain di Indonesia.
      • Bandung, entah kenapa kota ini dijadikan penipuan, pernah test salah satu situs penipu (aneka-digital.blogspot.com) yang mengaku beralamat di jend sudirman no. 27, bandung pernah di test, dengan mengaku telah disudirman bandung dan menanyakan letak detail tokonya namun dijawab tutup hahaha, dasar penipu ada-ada aja.

    Dalam tulisan lainnya, akan dibuat list daftar situs-situs penipu di Internet, kita tidak dapat meminta kepada situs yang menyediakan situs penipu tersebut ditutup, namun kita dapat membantu mencegah rekan-rekan lain di Internet agar tidak menjadi korban penipuan di Internet
    Sumber ;  http://panduan-belanja-online.blogspot.com/2012/04/transaksi-yang-rawan-penipuan-di.html

     
  • tituitcom 18.16 on 4 August 2012 Permalink  

    Panduan Belanja Online di Internet 

    Panduan Belanja Online di Internet

    Kemudahan berbelanja di Internet, telah digunakan oleh para pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan di Internet, dengan menggunakan modus meminta uang terlebih dahulu untuk barang yang ingin dibeli, namun setelah uang dibeli, barang tidak dikirimkan. kejahatan seperti ini di Internet dikenal sebagai SCAM.

    Untuk menghindari kejahatan SCAM ini, beberapa tips yang perlu dicermati adalah :

    1. Pastikan alamat URL dari situs Internet yang dipergunakan
    Alamat yang dipergunakan penjual di Internet atau dikenal sebagai URL (Uniform Resource Locator), contoh sebuah URL adalah http://www.google.com, http://www.klikbca.com atau http://www.detik.com. URL terdiri atas nama layanan yang diberikan dan nama domain.
    Untuk meminimalkan resiko terkena SCAM, yang perlu diperhatikan adalah :

    • Alamat URL Penjual sebaiknya menggunakan nama domain tersendiri, seperti : http://www.bhineka.com (sebuah situs jual beli perangkat komputer terpercaya di Internet), http://www.camera.co.id (sebuah situsjual beli camera yang terpercaya,
    • Alamat URL dengan akhiran go.id, co.id dan net.id, lebih dapat dipercaya dibandingkan dengan akhiran .com, .net atau .org, karena untuk mendapatkan nama domain ini, harus melakukan administrasi yang teliti dari rekan-rekan di PANDI (Pengelola Nama Domain Indonesia), dengan alamat situs http://www.pandi.or.id,

    2. Lakukan Pencarian di Google

    • Lakukan pencarian melalui Google terlebih dahulu, dengan memasukan informasi yang unik dari penjual, seperti No. HP/Telpon, No Rekening Bank dan No. Surat Ijin yang biasanya disertakan untuk menambah-nambah keren penipuannya,
    • Harga barang yang ditawarkan, usahakan untuk check harga barang di pasaran sebenarnya, biasanya jika harga barang yang ditawarkan sudah dibawah 50% dari harga yang ada di pasaran, bisa dipastikan bahwa penjual tersebut, adalah PENIPU,

     3. Usahakan mendapatkan Lokasi penjual sebenarnya

    • Usahakan untuk mendapatkan photo barang yang ingin dibeli, lengkap dengan lokasi pengambilan photo (geo-tagging) dan waktu pengirimannya, jika penjualnya bermaksud baik, pasti dia mau melakukan ini,
    • Lokasi Penjual sebaiknya dalam satu kota, untuk pembelian awal sebaiknya dilakukan melalui kunjungan ke toko yang penjualnya, dan setelah itu baru dilakukan pembelian secara online, asal kota yang biasa dipergunakan oleh Penipu adalah Batam, Bandung dan Yogyakarta.

    Untuk meminimalkan resiko terkena SCAM, yang perlu dihindarkan dalam melakukan pembelian online di Internet adalah :

    • Alamat URL yang dipergunakan oleh penjual adalah alamat tumpangan yang gratis, biasanya di akhiri dengan blogspot.com dan wordpress.com, untuk hal ini dapat dipastikan bahwa 80% adalah penipuan, walau tidak tertutup kemungkinan bahwa penjual adalah orang yang sedang menjajaki untuk berjualan di Internet dengan benar.
    • Hindari penjual yang memaksa untuk segera melakukan transfer,
    • Jangan melakukan transfer lebih dari satu kali, Jika anda telah melakukan transfer dan penjual meminta transfer tambahan dengan alasan untuk Bea Cukai, Pengiriman barang dan lain-lain, sebaiknya jangan dilanjutkan, karena sudah pasti PENIPUAN.

    Jika anda telah terkena penipuan, anda dapat melaporkan ke : http://www.reskrimsus.metro.polri.go.id,
    semoga Polisi dapat segera melakukan penangkapan yang intensif untuk penipu-penipu di Internet ini, sehingga dapat tercipta Internet yang nyaman dan aman bagi semua pemakainya.

     
    Sumber :  http://panduan-belanja-online.blogspot.com/2012/04/panduan-belanja-online-di-internet.html

     
  • tituitcom 04.30 on 4 August 2012 Permalink  

    Bahaya! Bila Suami-Istri Tetap Bungkam Karena Berselisih 

     Bahaya! Bila Suami-Istri Tetap Bungkam Karena Berselisih

    Kehidupan rumah-tangga sulit terhindar dari perselisihan, pada umumnya perselisihan ataupun alasannya kurang mendapatkan perhatian. Penelitian terkini di Amerika mengungkap, hal utama dalam perselisihan atau konflik suami-istri bukannya pada frekuensi ataupun apa yang diperselisihkan.
    Perselisihan suami istri melainkan pada hubungan antar laki-laki dan perempuan yang serba pelik, bagaimana menghadapi perselisihan, bagaimana mereka menyelesaikan konflik sehingga hubungan pernikahan tetap sehat, pengaruhnya terhadap kesehatan mereka, lagi pula ternyata, pengaruhnya terhadap kesehatan perempuan jauh melebihi laki-laki.

    Menurut laporan The New York Times, penelitian Framingham dari Massachusetts mengenai reaksi konflik suami-istri yang diadakan secara berkesinambungan selama 10 tahun terhadap lebih dari 3.500 pasangan mengungkapkan, 32% laki-laki dan 23% perempuan pada saat berselisih dengan pasangannya menekan emosi dan bungkam.

    Keadaan ini disebut membungkam (self-silencing). Menurut laporan Psychosomatic Medicine bulan Juli, bagi laki-laki, membungkam pada saat berselisih tidak begitu berpengaruh terhadap kesehatan, namun perempuan akan dihadapkan pada risiko kematian empat kali lebih besar daripada laki-laki. Pada saat terjadi konflik, laki-laki tetap memelihara penampilan damai tidaklah masalah, namun perempuan akan menanggung risiko kesehatan.

    Ahli penyakit epidemik Elaine Eaker dari Gaithersburg, Maryland, yang juga merupakan editor kepala penelitian tersebut menyatakan, ketika seorang perempuan menekan emosi atau bungkam pada saat terjadi konflik, akan sangat berpengaruh negatif terhadap faal tubuhnya, bila berkepanjangan malah akan lebih mengancam kesehatan.

    Selain itu ditemukan oleh Prof Dana Crowley Jack dalam penelitian lintas bidang studi Universitas Washington Barat, Amerika, mengenai taraf berbungkam (Silencing the Self Scale), ternyata berbungkam sangat berhubungan dengan berbagai penyakit lahir dan batin, di antaranya termasuk melancholia, tidak berselera makan, rakus dan sakit jantung.

    Pada saat terjadi konflik suami-istri reaksi perasaan hati juga dapat mengakibatkan ancaman laten bagi kesehatan. Peneliti Negara Bagian Utah mengambil rekaman video kehidupan 150 pasangan suami-istri, berharap mengungkap pengaruh corak konflik pasangan terhadap kesehatan jantung.

    Pasangan-pasangan ini kebanyakan berusia 60 tahunan, sudah menempuh kehidupan berumah-tangga melebihi 30 tahun, juga tidak menunjukkan gejala sakit jantung. Mereka diminta mendiskusikan topik kehidupan yang mengundang konflik, seperti masalah keuangan atau tetek bengek urusan tanggung jawab rumah tangga.

    Hasil perselisihan dikategorikan menjadi: yang lunak, yang bermusuhan, yang dapat dikendalikan atau yang penurut. Secara periodik koroner jantung mereka juga di-scan, karena merupakan indikator penyakit jantung.

    Secara dramatis terungkap bahwa model konflik mutlak berhubungan dengan risiko penyakit jantung. Prof Timothy W. Smith guru besar psikologi Universitas Utah menegaskan bahwa model konflik suami-istri erat berhubungan dengan risiko penyakit jantung, sama halnya dengan merokok dan kadar kolesterol sangat erat berhubugan dengan risiko penyakit jantung. Prof Smith telah melaporkan temuan ini kepada Institusi Kedokteran Fisik dan Jiwa Amerika pada 2006.

    Sikap suami dapat lunak ataupun bermusuhan, perselisihan suami-istri dapat sangat mengancam kesehatan jantung perempuan.

    Prof Smith mencontohkan kasus konflik keuangan: Suami A berkata, “Apakah kamu tidak lulus matematika Sekolah Dasar?”

    Suami B justru menyampaikan dengan cara lain, “God bless you! Dalam hal lain kamu sangat ahli, sayang tidak mengerti tentang tata buku keuangan rumah tangga. “

    Kedua orang ini semuanya mengkritik kemampuan mengatur keuangan sang istri, namun pernyataan suami B lebih baik. Para peneliti berpendapat, cara berargumentasi yang lebih lunak dapat mengurangi risiko istri terserang sakit jantung. Namun bagi kesehatan jantung laki-laki kelihatannya sama sekali tidak berpengaruh.

    Menurut para ahli, perselisihan dalam hidup berumah-tangga memang tak terhindarkan, tapi Anda harus belajar mematut diri. Di satu sisi hendaknya dapat menyatakan kekawatiran Anda, di sisi lain janganlah melukai perasaan pihak lain.

    Para ahli juga menyarankan kaum perempuan yang cenderung berbungkam, hendaknya berusaha tenang sejak awal perselisihan, menjernihkan pikiran diri untuk membangun kemampuan menyelesaikan masalah.

    Semakin banyak penelitian menemukan bahwa kondisi batin dan kesehatan tubuh memiliki hubungan yang erat tak terpisahkan. Sehari menjadi suami istri akan terkenang sampai lama, kesulitan dalam hidup berumah-tangga memang tak terhindarkan, dalam menghadapi konflik mengapa masing-masing tidak saling mengalah, menempatkan diri berpikir bagi pihak lain?

    Secara bijaksana menggunakan model komunikasi yang baik menggantikan depresi berbungkam atau mencaci-maki, sehingga perselisihan akan dengan mudah disingkirkan dan kesehatan tubuhpun dapat terpelihara. (prm)

    Sumber : erabaru.net 
     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Sunting
o
Show/Hide comments
t
Pergi ke atas
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal