Updates from September, 2012 Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • tituitcom 17.09 on 10 September 2012 Permalink  

    Meredam Bising dengan Bising 

    Meredam Bising dengan Bising
    Dody Hidayat

    Dosen Institut Teknologi Bandung merancang metode baru dalam meredam suara bising berdasarkan kecerdasan komputer. Penelitiannya mendapat penghargaan ITSF 2005.
    Anda mungkin agak kecewa jika di saat sedang asyik berkaraoke, suara lagu Anda dikalahkan oleh suara dari penyanyi di ruang sebelah. Mungkin, Anda harus mengganti tempat berkaraoke. Mencari klub karaoke yang menerapkan ruangan dengan sistem peredam suara yang lebih baik.
    Suara bising bukan saja mengganggu konsentrasi Anda saat karaoke, juga menimbulkan efek psikologis, misalnya perasaan tertekan dan jenuh. Suara ribut juga mengganggu komunikasi dan menimbulkan getaran pada bangunan. Tak hanya itu, bising bisa menimbulkan masalah serius bagi kesehatan. Bising yang terlalu keras atau yang didengar secara terus-menerus bisa menyebabkan ketulian. Oleh karenanya, harus diredam.
    Bising terjadi di mana saja. Maka di kabin mobil, kapal laut, dan pesawat terbang dipasang peredam untuk mengurangi suara mesin. Juga di pabrik atau tempat kerja yang memakai kipas angin besar, kompresor, trafo, dan pompa. Di hotel, perkantoran, atau apartemen biasanya saluran udaranya mengeluarkan bising sehingga dipasang peredam. Bahkan alat-alat rumah tangga, seperti penyejuk ruangan, pengisap debu, dan home theater juga bisa menimbulkan bising.
    Kebanyakan klub karaoke memakai sistem kendali bising akustik yang pasif. Menurut Dr Ir Bambang Riyanto Trilaksono MSc, peneliti dan dosen pada Departemen Teknik Elektron, Institut Teknologi Bandung (ITB), secara konvensional bising akustik diredam dengan memakai bahan-bahan peredam.
    Bahan tersebut ditempatkan di sekitar sumber bising atau di dinding ruang yang intensitas bisingnya mau dikurangi. Sayangnya, kendali bising pasif hanya efektif pada frekuensi tinggi. Jika pada frekuensi rendah diterapkan sistem ini, bahan peredam yang dibutuhkan akan lebih berat dan tebal. “Ini meningkatkan biaya, bahkan kadang-kadang membuat sistem sulit diimplementasikan,” kata Bambang.
    Itulah sebabnya, kini banyak digunakan sistem kendali bising yang aktif. Menurut Bambang, pada dasarnya pengendali bising aktif adalah peredam bising dengan menggunakan sumber suara yang dikendalikan dan melawan sumber bising yang tidak dikehendaki.
    Bambang menjelaskan, prinsip yang digunakan dalam kendali bising aktif (active noise control/ANC) adalah interferensi destruktif antara bising dan suatu sinyal suara lain, lazimnya disebut antisound). Sistem ini membangkitkan sinyal yang fasanya berlawanan dengan bising yang mau diredam.
    Meskipun sederhana dalam teori, prinsip ini sulit pada prakteknya. Penyebabnya karena karakteristik sumber bising akustik dan lingkungan selalu berubah terhadap waktu, frekuensi, amplitudo, dan fasa. Selain itu, kecepatan suara bising tidak stasioner.
    Untuk mengatasi kendala itu, sebuah sistem kendali bising aktif, menurut Bambang, harus dapat beradaptasi terhadap perubahan dan robust (kukuh) agar stabilitas dan kinerjanya terjamin.
    Bambang yang lahir di Banyuwangi, 15 November 1962, itu memang menekuni penelitiannya dalam merancang dan mengimplementasikan sistem kendali bising aktif ini. Perkembangan teknologi pengolahan sinyal digital (digital signal processor/DSP) belakangan ini memungkinkan peredam bising akustik menerapkan pengendali aktif memanfaatkan sensor dan aktuator serta pengolah sinyal secara digital dan real-time yang fleksibel dan berakuarasi tinggi.
    Dalam sistem yang dikembangkannya, Bambang menggunakan sensor-sensor berupa mikrofon, sedangkan aktuatornya adalah pengeras suara (speaker). Prototipe sistem kendali bising aktifnya kini terpasang di laboratoriumnya di ITB. Sistem ANC juga dapat dibuat untuk peralatan portabel, misalnya headset atau headphone. “Sistem ANC dan baterainya hanya seukuran kotak rokok,” kata Bambang yang pada 2001 menjadi semifinalis “Worldwide Analog and DSP Design Challenges” yang diselenggarakan Texas Instrument Ltd., Amerika.
    Sementara itu, untuk sistem yang lebih kompleks, misalnya peredam bising di kabin mobil, di dekat masing-masing kursi penumpang harus diletakkan pasangan mikrofon dan speaker. Ini karena karakteristik sumber bising yang berubah-ubah.
    Sejak 1984, ketika mengambil program strata 2 yang dilanjutkan dengan program doktoral di Waseda University di Tokyo, Jepang, Bambang telah meneliti kendali robust. Latar belakang dia mengambil bidang penelitian itu karena kenyataannya banyak insinyur sistem kendali yang melakukan analisis dan perancangan kendali berdasarkan model matematik. Padahal, menurut Bambang, model matematik hanya pendekatan dari sistem fisik sehingga dalam praktek selalu muncul kesalahan pemodelan.
    Untuk menghindari kesalahan pemodelan itulah, Bambang mencoba mengembangkan metode kendali dan pengolah sinyal yang berdasarkan kecerdasan komputasi dari jaringan saraf tiruan (artificial neural network, logika samar (fuzzy logic), dan algoritma genetik.
    Untuk melanjutkan penelitian itu, Bambang mengajukan proposal kepada Panitia Penghargaan Sains dan Teknologi Indonesia Toray Science Foundation (ITSF Award), yayasan yang didirikan kelompok perusahaan Toray Industries dari Jepang. Menurut panitia, proposal Bambang adalah yang terbaik dari 18 unggulan. Untuk itu, ia berhak mendapatkan dana Rp 60 juta pada ITSF ke-11 2005 yang diumumkan awal bulan ini di Jakarta. Dana itu, “Untuk melengkapi fasilitas riset,” katanya.
    Hasil akhir risetnya itu, menurut Bambang, adalah metode dan algoritma untuk robust dan kendali intelijen serta peranti lunak yang merealisasi algoritmanya. Adapun dalam riset kendali bising aktif, ia berharap akan terwujud perangkat keras dan peranti lunaknya.

    Sumber : Koran Tempo (17 Februari 2005)

    Iklan
     
  • tituitcom 03.19 on 12 August 2012 Permalink  

    Cinta terhadap harta, kekayaan, atau uang adalah manusiawi. 

    Cinta terhadap harta, kekayaan, atau uang adalah manusiawi. Artinya,   manusia di manapun dan kapanpun selalu mencintai harta  atau uang. Bahkan persoalan sosial, politik, hukum dan lain-lain selalu terkait dengan persoalan uang atau kekayaan ini. Beberapa orang bersatu hanya oleh karena didorong untuk mendapatkan uang bersama-sama.  Begitu  pula sebaliknya,  konflik dan bahkan perang   disebabkan,  di antaranya  oleh perebutan uang.
    Dengan uang, maka  kebutuhan seseorang  akan tercukupi, merasa derajat atau harkat dan martabatnya dihargai orang lain.  Selain itu, dengan banyak uang, ——-lebih-lebih sekarang ini, siapapun bisa mendapatkan kedudukan yang tinggi, pendidikan, kemewahan, dan bahkan keadilan tatkala sedang membutuhkannya. Oleh karena itulah maka, uang dipandang segala-galanya dan dikejar-kejar untuk diperebutkan.
    Sedemikian cintanya terhadap harta,  sehingga   untuk mendapatkannya,   tidak sedikit orang  menempuh cara tidak benar, misalnya lewat berbohong dan atau korupsi bagi mereka yang berkesempatan.  Resiko  atas tindakannya itu,  ——-oleh karena kecintaannya terhadap uang,  tidak pernah diperhitungkan. Mereka mengira, bahwa  kekuasaan  atau posisi strategis di yang diduduki  tidak akan ada orang yang berani menyentuhnya.
    Anggapan tersebut ternyata keliru. Oleh karena terlalu banyak uang yang dikorupsi dan diketahui oleh publik, maka  yang bersangkutan ditangkap, diusut,  dan akhirnya dipenjara. Tatkala sudah sampai pada tahap ini, maka martabat seseorang sudah tidak ada harganya lagi. Sehari-hari yang dihadapi adalah penyelidik yang berusaha menggali berbagai kemungkinan penyimpangan yang telah dilakukannya.
    Harkat dan martabat seseorang, oleh karena menjadi terdakwa, seakan-akan lenyap. Orang akan menjadikannya sebagai bahan gunjingan, cemoohan dan bahkan hujatan yang tidak putus-putusnya. Media massa seperti koran, majalah, televisi dan lain-lain menyebarluaskan berita tentang kejahatan itu. Jika sudah pada taraf itu, maka kesedihan tidak saja dirasakan oleh yang bersangkutan,  tetapi juga oleh keluarga, sahabat dan bahkan  orang-orang  yang kebetulan sekelompok atau seorganisasi.    
    Nama-nama orang yang sekarang ini sehari-hari  menjadi buah bibir masyarakat  adalah  oleh karena yang bersangkutan korupsi milyaran rupiah.   Hal itu merupakan contoh nyata,  betapa sebenarnya uang  dengan mudah merusak  harkat dan martabat  pemiliknya, manakala cara memperolehnya tidak benar. Mungkin saja, andaikan mereka tahu dan sadar,  bahwa tindakannya akan membawa nasib  seperti itu, yang bersangkutan  berpikir panjang  melakukan kejahatan itu. 
    Uang ternyata tidak selalu membawa kebahagiaan sebagaimana yang diduga oleh banyak orang. Manakala cara mendapatkannya tidak benar,  ——-lewat  korupsi misalnya, maka harta justru akan menjadikan pemiliknya sengsara,  dan bahkan harkat dan martabatnya lenyap. Harta atau uang, jika cara mendapatkannya tidak benar, justru menjadi kendaraan menuju  kesengsaraan.
    Ajaran Islam mengingatkan kepada umatnya tentang darimana harta itu diperoleh, untuk apa, dan apakah sudah dibersihkan dari hak-hak orang lain. Uang memang bisa digunakan bekal meraih kebahagiaan, tetapi sebaliknya jika salah menggunakannya maka  akan mengantarkan  pemiliknya menemui kesengsaraan dan kenistaan. Harkat dan martabat seseorang  menjadi jatuh dan rusak  oleh karena  cara mendapatkan uang  tidak benar. Wallahu a’lam.
     
  • tituitcom 03.18 on 12 August 2012 Permalink  

    Cara Konyol Mencegah Penularan HIV/Aids 

    Akhir-akhir ini diperoleh data bahwa penyebaran penyakit HIV/Aids jumlahnya semakin meningkat dari tahun ke tahun. Hubungan sex bebas di mana-mana merupakan sebab utama terjadinya penyakit yang mematikan itu.  Keadaan itu tentu menakutkan banyak pihak, termasuk oleh para pelaku sex bebas itu sendiri. Agaknya aneh, orang tetap menginginkan sex bebas tetapi tidak mau menanggung akibatnya.
    Bahayanya,  penyakit itu bisa  menular kepada orang lain, baik lewat hubungan sex suami isteri atau  media lainnya. Seorang isteri yang bersuamikan laki-laki yang terkena penyakit  mematikan  itu bisa tertulari. Demikian pula, bayi yang lahir dari  ibu yang berpenyakit HIV/Aids bisa tertular. Bahkan penularan itu juga bisa terjadi lewat alat-alat kesehatan, semisal jarum suntik.
    Untuk mencegah terjadinya penularan penyakit yang mengerikan itu muncul ide, yaitu  dengan cara membagi-bagikan alat kontrasepsi sederhana berupa kondon kepada siapapun yang akan melakukan hubungan sex, termasuk anak-anak sekolah. Logika yang digunakan  sederhana, yaitu  bahwa hubungan sex bebas di zaman modern ini sudah tidak mungkin dicegah lagi.
    Mereka  berpandangan  bahwa,  melarang sex bebas dengan cara apapun   sudah tidak efektif. Maka cara yang dianggap tepat   adalah melakukan pencegahan dari akibat perilaku menyimpang itu. Pencegahan yang dimaksud adalah mengamankan dari proses penularan penyakit itu. Sekalipun melakukan perzinahan tetapi aman  dari  berbagai resiko, termasuk tertular dari penyakit HIV.  
    Sudah barang tentu, pikiran itu sangat bertentangan nilai-nilai agama. Zina adalah dosa besar yang harus dijauhi. Akibat dari perbuatan zina tidak saja  diterima di dunia, ——-semacam tertular penyakit HIV dan sejenisnya, tetapi juga di akherat. Para pezina akan dilempar  ke neraka. Oleh karena itu, bagi siapapun yang beriman, akan sejauh mungkin menghindarkan diri dari perbuatan buruk yang dilarang oleh agama itu.
    Pikiran orang yang akan memfasilitasi kondom kepada  siapapun yang melakukan sex bebas, termasuk pada anak-anak sekolah,  adalah menggambarkan bahwa yang bersangkutan tidak paham terhadap agama. Mereka mengira bahwa keselamatan itu hanya untuk di dunia, dan tidak berjangkauan jauh hingga akherat. Agama, ——Islam,  mengajari umatnya berpikir jangka jauh dan komprehensif. 
    Sebaliknya,  rencana membagi kondom gratis yang dimaksudkan untuk mencegah penyakit HIV/Aids,  adalah pikiran konyol. Mereka tidak sadar bahwa dengan cara itu akan menumbuh-kembangkan hubungan sex bebas yang sebenarnya sangat bertentangan dengan nilai-nilai tradisi, bangsa, dan bahkan agama.
    Jika pikiran konyol tersebut  akhirnya diterima, maka sama halnya dengan meruntuhkan harkat dan martabat kemanusiaan yang seharusnya dijaga dan dijunjung tinggi. Bangsa ini masih ada dan tetap akan ada sepanjang tidak berpikir konyol dan masih konsisten menjaga nilai-nilai  agama yang luhur dan  mulia itu. Wallahu a’lam.  
     
  • tituitcom 03.17 on 12 August 2012 Permalink  

    Berbagai Pintu Masuk Perguruan Tinggi 

    Institusi yang paling rasional di antara berbagai lembaga lainnya adalah perguruan tinggi. Sehari-hari, selain bertugas untuk mencerdaskan mahasiswa  melalui proses belajar mengajar, perguruan tinggi  bertugas   melakukan penelitian untuk mendapatkan kebenaran atau pengetahuan baru.  Kegiatan penelitian itu harus dilakukan secara obyektif, rasional,  dan terbuka diuji oleh orang lain  untuk mendapatkan tingkat  kebenaran ilmiah yang tinggi. Oleh karena itu, orang-orang perguruan tinggi dikenal sebagai orang yang cerdas dan rasional.
    Oleh karena itu, perguruan tinggi tidak boleh menerima  sembarang orang. Konsep pemerataan yang diberlakukan  di perguruan tinggi  seharusnya masih tetap  selektif, yaitu diseleksi  untuk mendapatkan  orang-orang yang memanag memiliki kapabilitas yang cukup. Tidak akan mungkin perguruan tinggi menerima  orang-orang yang tidak bersungguh-sungguh dan memiliki kemampuan akademik. Perguruan tinggi  dikenal  sebagai tempat orang-orang memiliki tingkat kecerdasan tertentu. Persyaratan itu semestinya tidak boleh diabaikan.
    Namun agaknya aneh, akhir-akhir ini orientasi masuk ke perguruan tinggi tidak saja berdasar pada kemampuan akademik, tetapi juga ada lainnya, seperti pemerataan, mengejar target, dan bahkan dikaitkan dengan besarnya dana yang  ingin  diterima oleh institusi itu.  Orientasi yang  bukan  murni bersifat akademik  akan menganggu hasil yang diraih. Perguruan tinggi yang mengambil langkah seperti itu tidak akan menghasilkan orang-orang yang berkeahlian tinggi sebagaimana dituntut oleh kehadiran institusi itu.
    Munculnya berbagai pintu  masuk perguruan tinggi, seperti lewat jalur undangan, jalur tes tulis bersama-sama, jalur mandiri, jalur pemerataan, jalur kerjasama, jalur eksekutif dan lain-lain, semua itu bisa dibaca dengan jelas   sudah mengaburkan makna seleksi masuk perguruan tinggi yang sebenarnya. Seleksi masuk ke perguruan tinggi dengan munculnya berbagai jalur itu bukan lagi  berorientasi untuk mendapatkan bibit unggul,  melainkan sudah bermuatan  lain  yang belum tentu terkait dengan orientasi kualitas yang ingin diraih atau dipertahankan.
    Bibit unggul sebagai syarat keberhasilan melahirkan lulusan yang berkualitas, dalam batas-batas tertentu, sudah diabaikan oleh karena adanya kepentingan-kepentingan lain yang akan diraih. Jika orientasi seperti itu terus menerus dilakukan, maka tidak mustahil perguruan tinggi di Indonesia akan semakin terpuruk dan tertinggal dari perguruan tinggi di negara-negara lainnya. Pendidikan tingkat tinggi mestinya tidak boleh dititipi oleh kepentingan-kepentingan lain yang tidak relevan dengan tujuan pokoknya.
    Secara ideal misi perguruan tinggi adalah mengantarkan seseorang meraih derajad sebagai pendekar ilmu  yang sebenarnya, bukan pendekar pada tataran formal.  Lulusan perguruan tinggi akan mengemban identitas yang seharusnya berani diuji di tengah-tengah masyarakat, sebagaimana seorang pendekar pada umumnya. Oleh karena itu,   semestinya  persyaratan itu tidak boleh diabaikan. Sebagai calon pendekar ilmu yang sebenarnya harus berhasil  menunjukkan semua kemampuan yang harus dikuasai.
    Akhir-akhir ini banyak terdengar bahwa kualitas kesarjanaan menurun. Plagiat terjadi di mana-mana, di banyak perguruan tinggi. Lulusan perguruan tinggi tidak bisa mandiri dan bahkan gagal mendapatkan   pekerjaan. Semestinya, sebagai seorang pendekar atau ilmuwan berkeahlian tinggi,  sekedar mendapatkan pekerjaan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya sendiri tidak akan kesulitan. Jika hal itu saja gagal,  maka sebenarnya patut diduga, bahwa kualitas kesarjanaan atau kependekarannya perlu diragukan atau bahkan  dipertanyakan.   
    Memperhatikan gambaran itu semua,  maka semestinya perguruan tinggi kembali kepada misi utamanya, yaitu mengantarkan lulusan hingga berkualitas setinggi-tingginya.  Agar orientasi itu terpenuhi maka dalam   merekrut calon mahasiswa seharusnya  berorientasi pada kualitas, yaitu mencari bibit-bibit unggul.  Kepentingan selain itu harus diabaikan, sebab eksistensi perguruan tinggi tergantung pada keberhasilannya mewujudkan misi pokok yang diembannya.
    Hal  sederhana, tetapi  perlu mendapatkan perhatian adalah,  bahwa  sebuah institusi akan tetap bertahan dan bahkan berkembang manakala mampu  mewujudkan misinya secara benar. Sebaliknya, insitusi apapun akan runtuh manakala di dalamnya terjadi manipulasi, rekayasa, subyektifitas atau kebohongan. Perguruan tinggi di Indonesia harus berhasil mempertahankan identitasnya sebagai pemburu kebenaran dan tidak boleh memposisikan diri di bawah   hegemonik kekuasaan yang akan mengganggu misi dan eksistensinya. Wallahu a’lam.  
     
  • tituitcom 02.59 on 12 August 2012 Permalink  

    Mudik Aman dengan sepeda motor 

    Mudik Aman dengan sepeda motor Tidak lama lagi mayoritas penduduk negeri ini akan melakukan mudik ke kampung halaman. Kegiatan mudik merupakan fenomena luar biasa dan terbesar di dunia yang dilakukan oleh bangsa ini setiap tahun saat menyambut lebaran di negeri ini. Banyak sekali para pemudik menggunakan kendaraan bermotor roda dua untuk pulang kampung merayakan lebaran di tempat asalnya itu. Data yang diperoleh menyebutkan bahwa tahun ini diperkirakan  lebih dari 1 juta pemudik menggunakan sepeda motor untuk pulang kampung. Namun yang menjadi masalah apabila pihak berwenang membiarkan mereka menggunakan sepeda motor langsung melalui jalan-jalan utama lintas provinsi adalah kepadatan dan tingkat kecelakaan yang terjadi akan semakin tinggi. Oleh karena itu mesti dicarikan jalan keluar yang bersifat ‘win-win solution’ alias dapat menyenangkan semua pihak. Salah satu ide yang memungkinkan untuk diterapkan adalah dengan melibatkan pihak Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM) menyediakan sarana mudik bersama beserta motornya,yaitu para pemilik motor dan keluarganya naik di bus yang di sediakan ATPM, sedangkan motornya dinaikkan ke truk-truk yang disiapkan ATPM. Program ini dapat diselenggarakan apabila ada kerjasama antara pemerintah, pemudik dan pihak ATPM. Pemerintah dapat memberikan kemudahan terkait moda transport pengangkut sepeda motor kelancaran arus mudik, sedang ATPM dapat mengalokasikan anggarannya (bisa diambil dari anggaran promosi dalam bujet pemasaran). Sementara itu pihak pengendara motor tentu tidak keberatan jika dikenakan biaya partisipasi program yang logis agar truk dan bus dapat disediakan ATPM secara memadai. Truk-truk besar yang biasanya membawa puluhan sepeda motor baru ke dealer-dealer di daerah dapat digunakan dan diiznkan pihak berwenang untuk melalui jalan-jalan lintas provinsi menuju wilayah-wilayah pemudik yang menjadi tempat-tempat tujuan akhir pemudik berlebaran. Gotong royong seperti ini dibutuhkan dan mesti disepakati semua pihak, sehingga biaya besar dan tingkat kecelakaan sepeda motor saat mudik lebaran dapat diminimalkan dan mudikpun menjadi lebih menyenangkan.  Dengan program ini ATPM berarti telah mendukung kampanye keselamatan berlalulintas. Sehingga ATPM tidak selalu memikirkan keuntungan semata tetapi juga memikirkan keselamatan pengguna kendaraan mereknya tersebut khususnya bagi mereka yang ingin mudik. Disamping itu melalui cara simpatik ini bisa dijadikan bagian promosi para ATPM dalam melayani kastemernya. Kepedulian ATPM seperti ini diperlukan disaat pemerintah “agak kelabakan” dengan membludaknya jumlah sepeda motor di jalan-jalan yang kemudian dimanfaatkan para penggunanya untuk mudik lebaran ditengah-tengah kesulitan mendapatkan angkutan umum saat lebaran. 

    Diharapkan apabila mudik bersama yang difasilitasi ATPM sepeda motor ini direalisasikan, maka tingkat kecelakaan di jalan-jalan yang menimpa sepeda motor saat mudik lebran akan dapat diminimalkan serendah-rendahnya. Masih ada cukup waktu menyiapkan segalanya sebelum masa mudik menjelang dalam satu dua tiga minggu kedepan.

     
  • tituitcom 15.55 on 9 August 2012 Permalink  

    Pribadi Menarik & Menyenangkan 

    Pribadi Menarik & Menyenangkan  

    Semua orang ingin disebut menarik, menjadi pusat perhatian, terkenal dan dikagumi banyak orang. Menjadi menarik dan menyenangkan merupakan obsesi kebanyakan orang. Menarik dan menyenangkan mencakup aspek fisik (lahiriah) dan non-fisik (meliputi: emosional, personalitas dan integritas pribadi). Banyak orang yang cantik, tampan, pandai dan kaya namun belum dapat dikategorikan sebagai orang-orang yang menarik dan menyenangkan dikarenakan adanya sesuatu yang kurang dalam diri mereka.
    Orang yang menarik dan menyenangkan membuat orang suka padanya dan selalu ingin dekat dan ingin melihatnya serta ingin berinteraksi dengannya. Orang yang memiliki daya tarik dan menyenangkan ibarat memiliki kekayaan yang tak ternilai harganya.
    Berbeda dengan kecantikan dan kepintaran yang pada hakekatnya merupakan  sesuatu  yang  diberikan  oleh  Tuhan (given),   menarik dan menyenangkan merupakan sesuatu yang dapat dipelajari dan distimulasikan dalam setiap aktifitas kehidupan kita sehari-hari (daily activity).
    Untuk itu ada beberapa Kiat yang perlu diikuti dan dilakukan bila Kita ingin memiliki Kepribadian Yang Menarik dan Menyenangkan.
    KIAT-KIATnya adalah sebagai berikut :
    1. SOPAN SANTUN (POLITENESS)
    Selalu sopan dan baik terhadap orang lain menyebabkan kita menjadi menarik dan menyenangkan bagi orang lain tersebut. Bila bertemu dengan siapapun kita hendaknya “hangat” dan ramah kepadanya. Tegur sapa yang manis dan hangat, seperti : Halo…apa khabar, Selamat Pagi…, Selamat Siang…, dsb harus selalu kita ucapkan lengkap dengan ekspresi wajah dan bahasa tubuh yang tulus yang mencerminkan dan mewakili itu semua. Pada orang yang baru pertama kali kita kenal sebaiknya kita ucapkan : “Saya senang sekali bertemu dengan Anda…, Kapan-kapan kita bincang-bincang lagi…, dsb, dsb.
    Orang-orang yang ingin tampil menarik, menyenangkan dan diperhatikan orang adalah orang-orang tidak akan pernah menyakitkan dan melukai hati dan perasaan orang lain. Bila hati orang sudah terluka maka akan sulit sekali untuk dapat sembuh dalam waktu yang singkat malah mungkin sekali sakit hatinya berubah menjadi api dendam yang membara yang sewaktu-waktu dapat meledak bagaikan bom neutron yang dahsyat.
    2. KERAMAH-TAMAHAN (HOSPITALITY)  
    Prinsip “SENTUHLAH HATINYA”, haruslah DIPEGANG dan DIFAHAMI BETUL guna menimbulkan KESAN MENARIK dan MENYENANGKAN pada diri kita.
    BEBERAPA HAL yang PERLU DIPRAKTEKKAN sehubungan dengan Sopan Santun dan Keramah-tamahan :
    Sambutlah Tegur Sapa Orang-orang : “Tiada hal yang senyaman kata-kata sambutan yang diberikan oleh orang lain dengan nada yang tulus dan riang“.
    Senyumlah Kepada Orang-orang : “Ada 72 otot yang diperlukan untuk mengerutkan dahi, namun hanya dibutuhkan 14 buah otot untuk tersenyum“.
    Panggillah Orang dengan Menyebut Namanya : “Musik yang paling merdu dan syahdu di telinga siapapun adalah bunyi namanya sendiri…“.
    Bersikaplah Bersahabat : “Bila anda ingin bersahabat, bersikaplah bersahabat…
     THE VALUES OF SMILE :
    • It costs nothing but create much.
    • It enriches those who receive without impoverishing those who give.
    • It happens in a flash but the memory of it sometimes lasts forever.
    • None are so rich that they can along without it, and none are so poor but are richer for smile.
    • It create happiness at home, foster goodwill in a business and is the countersign of friends.
    • Yet it can not be bought, begged, borrowed or stolen, for it is something that is no earthly good to anybody till it is given away !
    • And if it ever happens that some people should be too tired to give you a smile, why not leave one of yours ?
    • For nobody needs a smile so much as those who have none left to give.
    3. RASA HORMAT (RESPECTFUlL)      
    Kalau kita memperlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakuakn mungkin akan menimbulkan Ketegangan, sebab orang lain mungkin tidak menyukai cara-cara kita tersebut. Sebaliknya, kalau kita memperlakukan orang lain dengan cara sebagaimana mereka ingin diperlakukan maka hakekatnya kita telah menangkap inti dari fleksibiltas diri kita yang sebenarnya.
    Menghormati orang lain, berarti belajar memperlakukan orang lain secara berbeda menurut kadar kebutuhan dan kepercayaan mereka bukannya menurut kadar kebutuhan dan kepercayaan diri kita sendiri. Hal ini bisa mengarah kepada pengertian Moral dan penerimaan diantara individu-individu dan kelompok-kelompok. Hal ini juga menunjukkan INTEGRITAS PRIBADI seseorang.
    Rasa hormat kepada orang lain, mungkin lebih mudah dipahami sebagai: “usaha mencari kepentingan umum yang dibagi bersama dan kemudian dikerjakan bersama-sama untuk mencapai hasil yang menang-menang (win-win)”.
    4. PENUH PERHATIAN (ATTENTIVE)
    Sikap penuh perhatian berarti menyadari “apa saja yang sedang berlangsung di lingkungan kita“. Sikap penuh perhatian berhubungan dengan kemampuan membaca situasi yang tersirat (implicit). Ini bisa dimulai dari sesederhana memperhatikan  ketika  seseorang merasa bosan dan merasakan bahwa sekarang bukan saatnya untuk menyampaikan gagasan-gagasan kita.
    Bersikap penuh perhatian berarti mengosongkan diri dari pemikiran-pemikiran diri kita sendiri secara subyektif (mampu melihat dari kaca mata orang lain) dan membuka wawasan dan pikiran untuk mau melihat segala hal di luar diri kita.
    Orang yang penuh perhatian juga tahu kapan ia harus bertindak dan kapan ia tidak boleh bertindak. Orang yang tergolong penuh perhatian akan bermain dalam hal : kecenderungan, pola-pola, variasi dan kesempatan. Orang yang penuh perhatian akan memiliki sikap terbuka baik terhadap informasi yang masuk, gagasan ataupun saran-saran dari orang lain.

    http://www.dudung.ne

     
  • tituitcom 15.42 on 5 August 2012 Permalink  

    Doa Ketika Galau 

    Doa Ketika Galau

    Zaman sekarang pemuda pemudi pasti tidak asing dengan kata “Galau”, satu kata pendek yang sering didengung-dengungkan ini mampu menggambarkan suatu keadaan yang menggelisahkan hati, susah, gundah gulana baik karena masalah jodoh, pekerjaan, keluarga, atau masalah kehidupan dunia yang lain. Yang paling sering kita pahami dan yang dimaksudkan, kata “Galau” ini dikaitkan dengan masalah yang pertama kami sebutkan, yaitu Jodoh. Entah kenapa konotasinya kebanyakan menuju kesana. Wallahua’lam. Tentu setiap orang akan merasa tidak nyaman jika mengalami kegalauan, dan setiap orang akan berusaha keluar dari zona ini. Tentunya kita harus melampiaskan rasa galau ini dengan segala kegiatan positif terlebih lagi yang membawa pahala, dan jangan sampai kegalauan dilampiaskan dengan kemaksiatan, naudzubillahi min dzalik. Optimis….itulah kuncinya, karena Nabi bersabda,
    وَاعْلَمْ أَنَّ النَّصْرَ مَعَ الصَّبْرِ، وَأَنَّ الْفَرَجَ مَعَ الْكَرْبِ وَأَنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْراً
    “…..dan ketahuilah, sesungguhnya pertolongan (dari Allah Subhanahu wa Ta’ala) itu bersama kesabaran, dan jalan keluar (dari kesulitan) selalu bersama kesulitan (itu sendiri), dan kemudahan selalu menyertai kesusahan”.
    Nabi shallallahu’alaihi wa sallam yang paham akan ummatnya telah memberikan resep yang manjur untuk mengobati rasa galau ini. Oleh karena itu alangkah baiknya kita menyimak, menghafalkan, serta mengamalkan dzikir yang diajarkan oleh Nabi ‘alayhis sholatu was salam ketika hati ini dirundung kegalauan, kegundahan, atau kesedihan.
    Dari ‘Abdulloh ibnu Mas’ud radliyallahu’anhu, bahwa Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
    “Tidaklah seorang muslim ditimpa oleh kegalauan atau kesedihan lalu ia mengucapkan:
    – اَللَّهُمَّ إِنِّيْ عَبْدُكَ، ابْنُ عَبْدِكَ، ابْنُ أَمَتِكَ، نَاصِيَتِيْ بِيَدِكَ، مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِيْ كِتَابِكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِيْ عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيْعَ قَلْبِيْ، وَنُوْرَ صَدْرِيْ، وَجَلاَءَ حُزْنِيْ، وَذَهَابَ هَمِّيْ.
    (artinya: “Ya Allah! Sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak hamba-Mu (Adam) dan anak hamba perempuan-Mu (Hawa). Ubun-ubunku di tangan-Mu, hukum-Mu berlaku padaku, qadha’Mu adalah adil bagiku. Aku mohon kepada-Mu dengan setiap nama (baik) Mu yang telah Engkau namai diri-Mu dengannya, atau yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada seseorang dari makhluk-Mu atau yang Engkau khususkan untuk diriMu dalam ilmu ghaib di sisi-Mu, hendaklah kiranya Engkau jadikan Al-Qur’an sebagai penyejuk hatiku, cahaya di dadaku, penghilang kesedihanku serta penghilang kegalauanku”)
    Melainkan Allah ta’ala akan menghilangkan kegalauannya dan kesedihannya kemudian menggantinya dengan kegembiraan. Salah seorang bertanya: “Wahai Rasululloh, bolehkah kami mempelajarinya?” Beliau menjawab: “Ya sudah seharusnya orang yang mendengar do’a tersebut mempelajarinya”. (Al-Musnad, HR Imam Ahmad I/391)
    Artikel: http://maramissetiawan.wordpress.com/

     
  • tituitcom 18.33 on 4 August 2012 Permalink  

    Internet browser Firefox menyimpan beragam fitur tangguh 

    Internet browser Firefox menyimpan beragam fitur tangguh, nah salah satu fitur itu dapat dimanfaatkan sebagai penyimpan username dan password dari semua aktifitas berselancar internet kita.

    Jika untuk pemakaian internet di komputer pribadi sudah barang tentu fitur ini bermanfaat sebagai pengingat, namun jika kita berselancar di tempat publik seperti warnet.. wah..wah.. bisa-bisa password dan username anda dicuri… bagaimana caranya? simak yang berikut:

    Untuk mengaktifkan fitur penyimpan username dan password maka tinggal men-setting demikian:
    Pilih:
    “Tools” – > “Options”
    Kemudian pilih:
    “Security”,

    Setelah itu beri centang pada opsi:
    “Remember Password For Sites”
    Nah.. selesai.. setelah ini semua username dan password pada website yang online menggunakan komputer ini akan tersimpan.
    Untuk melihatnya cukup click opsi:
    “Show Passwords…”

    Setelah opsi
    “Show Passwords…”
    diclick maka akan muncul daftar website dan username yang menggunakan komputer ini untuk online ke internet
    Untuk melihat lengkap username beserta password cukup click
    “Show Passwords…”
    Bagaimana antisipasinya?
    Simple, tapi kadang kita lengah atau lupa melakukannya;
    JANGAN PERNAH PILIH OPSI REMEMBER

    KECUALI MENGAKSES INTERNET DI/DARI KOMPUTER PRIBADI
    (cat: dalam beberapa kasus kotak ini dapat dihilangkan, sehingga kita tidak pernah tahu kalau password kita disimpan diam-diam..)

     
  • tituitcom 15.48 on 13 July 2012 Permalink  

    Tips Menjaga Metabolisme Tubuh 

    Tips Menjaga Metabolisme Tubuh

    Belakangan ini Anda merasa mudah sekali lelah dan sakit-sakitan? Kondisi tubuh Anda harus dijaga. Agar bisa tetap menjalani rutinitas sehari-hari, coba tips menjaga metabolisme tubuh berikut ini.

    1.      Jaga pola makan Anda. Makanlah dengan teratur, pagi, siang dan malam. Anda tidak terbiasa sarapan? Anda bisa mengawali hari dengan jus buah atau segelas susu. Menu makan siang pun jangan sembarangan. Empat sehat 5 sempurna ada baiknya Anda coba. Sebisa mungkin hindari fast food. Anda perlu sumber tenaga, oleh karena itu carilah sumber tenaga yang terbaik.

    2.      Penuhi kebutuhan tidar malam Anda. Kurang tidur pastinya membuat Anda mudah lelah. marah dan tak bisa berkonsentrasi. Usahakan tidur malam Anda sebanyak 9 jam. Jika porsi tidur ini belum bisa Anda penuhi, coba gantikan dengan istirahat tidur siang.

    3.      Stres bisa menjadi salah satu faktor yang membuat metabolisme tubuh Anda melemah. Stres bisa mempermudah penyakin masuk ke dalam tubuh dan memperlambat proses penyembuhan. Luangkan waktu untuk berbincang dengan sahabat atau hang out di tempat favorit Anda. Jadilah seseorang yang selalu diliputi rasa bahagia.

    4.      Olahraga dengan teratur tentu saja akan meningkatkan kesegaran tubuh Anda. Lakukan saja olahraga ringan seperti bersepeda atau jogging bersama sahabat Anda. Lakukan dengan penuh suka cita. Karena olahraga yang dilakukan secara terpaksa juga tak bisa berbuah maksimal.

    5.      Ini tips yang biasa kita dengar. Minum air putih 8 gelas setiap hari. Dua liter air yang kita konsumsi itu ternya gunanya untuk mengatur suhu tubuh, aliran darah dan menyebarkan gizi ke seluruh tubuh Anda. Jadi tak ada ruginya Anda membiasakan diri mengkonsumsi air putih dengan takaran yang tepat.

     
  • tituitcom 15.39 on 13 July 2012 Permalink  

    Pilih Dokter Andalan Anda 

    Pilih Dokter Andalan Anda

    Pergi ke dokter, sama halnya seperti Anda minum obat warung. Jika Anda tak cocok dengan obat tersebut sebaiknya jangan coba-coba Anda minum lagi. Ini dia tips untuk memilih dokter terbaik bagi Anda!

    Komunikasi adalah segalanya. Seorang dokter seharusnya adalah orang yang paling bisa dipercaya dalam semua hal, enak diajak cerita tentang keluhan Anda dan mengerti segala peran Anda yang berhubungan dengan kesehatan.

    Beberapa wanita lebih cocok jika dokter kepercayaannya adalah wanita kadang juga pria. Hal ini juga tak kalah penting. Bagaimanapun apakah dokter yang pernah Anda kunjungi mengerti benar segala keluhan Anda?

    Apakah dokter tersebut bisa dipercaya untuk menyelidiki segala diagnosa penyakit Anda dan menjelaskan segala kemungkinan efek samping dari obat yang diberikan kepada pasiennya.

    Jika Anda telah menemukan dokter yang tepat sebaiknya ingat dengan baik dimana ia bekerja. Apakah ia juga buka prakter di rumah sakit?

    Atau mungkin Anda bisa mendapatkan kontak pribadinya untuk keadaan-keadaan darurat. Ada baiknya juga jika Anda membina hubungan baik dengan dokter pribadi Anda. Ia yang kelak akan paling mengerti keadaan Anda. Jangan sepelekan perannya.]

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Sunting
o
Show/Hide comments
t
Pergi ke atas
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal